Kamis, 7 Mei 2026

Pajak Bumi dan Bangunan

Daftar Kepala Daerah yang Didemo Warganya Gara-gara Kenaikan PBB, dari Sudewo hingga Rahmad Mas'ud

Daftar Kepala Daerah yang didemo warganya gara-gara kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), ada Sudewo hingga Rahmad Masud.

Tayang:
Penulis: Aro | Editor: Heriani AM
TribunJateng.com/Mazka Hauzan Naufal/Instagram @humas.bone/HO via TribunPalu.com/TribunKaltim.co/Siti Zubaidah
DEMO KENAIKAN PBB - Dari kiri ke kanan: Bupati Pati, Sudewo; Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman; Walikota Palu, Hadianto Rasyid dan Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. Daftar 4 kepala daerah yang didemo warganya buntut kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Demo menolak kenaikan PBB di beberapa daerah ini ada yang diwarnai kericuhan. (TribunJateng.com/Mazka Hauzan Naufal-Instagram @humas.bone-HO via TribunPalu.com-TribunKaltim.co/Siti Zubaidah) 

Wawali Balikpapan, Bagus Susetyo didampingi Muhaimin dan Zulkifli duduk di lantai bersama massa Aliansi Balikpapan Melawan. 

"Beliau ada di Sulawesi, bukan di luar negeri.

Sejak dua hari yang lalu ada di luar kota bersama keluarga," jelas Bagus di hadapan peserta aksi.

Dia mengatakan baru terakhir mengadakan rapat dengan Rahmad Masud, Sabtu (23/8/2025).  

Wawali Bagus Susetyo menegaskan tidak ada yang ditutup-tutupi terkait keberadaan Walikota Balikpapan, Rahmad Masud

"Saya juga sebagai muslim, untuk apa saya berbohong?

Jangan sampai pertemuan ini menjadi sesuatu yang mengganggu," ujarnya.

Dalam aksinya, massa menginginkan pertemuan langsung dengan Walikota agar aspirasi mereka tidak sekadar ditampung secara tertulis.

"Kita ingin secara langsung bertemu Walikota. Karena kita beberapa kali aksi, tapi diwakilkan.

Akhirnya cuma jadi memo," kata perwakilan demonstran.

Namun, Bagus menegaskan bahwa kehadirannya mewakili Pemerintah Kota Balikpapan.

Ia menilai keberadaan Walikota tidak memengaruhi legitimasi dialog.

"Ini bukan Bagus, ini bukan Rahmat Masud.

Ini mewakili lembaga yang namanya Pemerintah Kota Balikpapan.

Jadi apa yang saya sampaikan bukan kebijakan pribadi," katanya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved