Minggu, 7 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Stok BBM 21 Hari, Pertamina Pastikan Akan Terus Melakukan Refill

PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok bahan bakar minyak atau BBM Indonesia saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Tayang:
TribunKaltim.co/Nurila Firdaus/Nurila Firdaus
STOK BBM - ILustrasi. Antrean pembelian BBM di SPBU STC di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu (16/11/2025) sore. PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok bahan bakar minyak atau BBM Indonesia saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.(TribunKaltim.co/Nurila Firdaus) 

Dia berharap, dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga bisa memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. 

Selama ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik.

Pertamina Patra Niaga juga akan terus memantau perkembangan situasi global secara cermat serta memastikan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk menjaga keamanan pasokan energi dan keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Fenomena Panic Buying BBM di Indonesia 

Konflik Timur Tengah yang kian memanas dan berdampak pada penutupan Selat Hormuz membuat fenomena panic buying minyak terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Aceh menjadi salah satu kota yang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)-nya dipenuhi oleh warga yang ingin membeli BBM.

Mereka mengaku ketakutan jika BBM Kembali langka setelah kondisi tersebut terjadi ketika banjir bandang melanda Aceh pada November 2026 lalu.

“Mungkin juga orang-orang panik karena pengalaman bencana kemarin. Jadi ketika melihat situasi seperti ini mereka langsung mengantisipasi," kata Saiful Kamar, salah seorang warga Aceh yang ikut mengantree.

Petugas kebersihan SPBU Maujul Bahri mengatakan, antrean kendaraan mulai memadati SPBU sejak pukul 10.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, kekhawatiran publik bermula ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa stok BBM nasional masih bisa bertahan hingga 20 hari ke depan.

Meski terdengar singkat, dia mengklaim bahwa stok tersebut sesuai dengan kapasitas penyimpanan maksimal Indonesia.

Dia juga memastikan bahwa ketersediaan BBM di Indonesia aman. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved