Kamis, 7 Mei 2026

Ibu Kota Nusantara

Respons Deddy Sitorus Usai Diajak Gibran Bersama-sama Berkantor di IKN

Respons Deddy Sitorus usai diajak Gibran bersama-sama berkantor di IKN Kaltim. Anggota Komisi II DPR sebut beda tugas eksekutif dan legislatif.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Kompas.com/HILDA B ALEXANDER
ISTANA WAPRES DI IKN - Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) didominasi kayu ulin pada fasad, struktur, dan elemen dekoratif dikombinasikan dengan kayu jati. Respons Deddy Sitorus usai diajak Gibran bersama-sama berkantor di IKN Kaltim. Anggota Komisi II DPR sebut beda tugas eksekutif dan legislatif. (KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER) 

Pernyataan ini disampaikan Gibran menanggapi Deddy yang memintanya bersama sejumlah menteri untuk segera berkantor di IKN

Hal ini disampaikan Deddy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). 

Deddy menekankan pentingnya utilitas gedung-gedung pemerintahan yang telah berdiri di IKN agar tidak rusak dan membuang anggaran pemeliharaan (maintenance) secara percuma.

"Saya berharap Pak, supaya gedung-gedung itu tidak rusak, dana maintenance terbuang, kenapa tidak digunakan?

Kalau tidak ada instansi pemerintah pusat yang mau menggunakan, mungkin ada yang lain mau menggunakan misalnya gitu," kata Deddy. 

Karena itu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini mengusulkan agar Gibran dan sejumlah menteri mulai berkantor di IKN.

"Wakil presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana dong tinggal. Uang negara itu barang. Jangan keenakan di Jakarta," ujar Deddy. 

Deddy menilai, pembiaran gedung-gedung yang sudah jadi tanpa penghuni merupakan bentuk ketidakadilan terhadap rakyat karena anggaran negara terus mengalir hanya untuk biaya perawatan bangunan kosong.

"Tolonglah diskusi dengan Pak Presiden dengan menteri-menteri yang ada supaya kita utilisasi Pak. Jahat kita sama rakyat barang berdiri nggak digunakan, uang dibakar untuk maintenance," ucapnya. 

Sebagai langkah awal, Deddy mengusulkan agar kementerian mulai mengirimkan pejabat setingkat Direktur Jenderal (Dirjen) untuk berkantor di IKN secara bergiliran. 

Ia mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjadi pelopor dalam skema ini.

"Nanti mungkin bisa dimulai dari salah satu kementerian dalam negeri, salah satu kedirjenan. Mungkin Pak Tito (Mendagri) mau menjadi apa namanya pionir Pak. Sayang banget Pak gedung-gedung itu Pak," ungkap Deddy. 

Baca juga: Basuki Hadimuljono Pastikan SMA Taruna Nusantara di IKN Dibuka Tahun Ajaran Baru 2026

(*)
 

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diajak Berkantor di IKN, Deddy Sitorus Sebut Gibran Tak Paham Beda Eksekutif dan Legislatif.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved