Iran Vs Amerika Memanas
Ancaman Iran Tutup Selat Hormuz Jika Blokade AS Berlanjut
Sebelumnya, Iran telah mengumumkan pembukaan kembali jalur tersebut untuk aktivitas pelayaran internasional.
Situasi ini berdampak langsung pada organisasi kemanusiaan yang harus menyesuaikan kembali anggaran operasional mereka. Proses “rebudget” atau penyusunan ulang anggaran dilakukan karena meningkatnya biaya logistik akibat perubahan rute pengiriman.
Selain itu, ketidakpastian yang terus berlangsung membuat distribusi bantuan kemanusiaan menjadi terhambat. Kondisi ini dinilai dapat memperburuk situasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan di berbagai wilayah terdampak.
Posisi Strategis Selat Hormuz
Selat Hormuz memiliki peran yang sangat penting dalam sistem perdagangan global, khususnya dalam distribusi energi.
Jalur ini menjadi penghubung utama bagi ekspor minyak dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab.
Setiap gangguan di wilayah ini, baik berupa blokade maupun ancaman penutupan, dapat berdampak langsung terhadap pasokan minyak dunia. Hal ini berpotensi memicu kenaikan harga energi secara global serta memengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara.
Oleh karena itu, situasi di Selat Hormuz selalu menjadi perhatian utama komunitas internasional, termasuk negara-negara besar dan organisasi global.
Selat Hormuz Dibuka, Dollar AS Turun, Penurunan Terbesar dalam 9 Minggu
Setelah Iran mengatakan Selat Hormuz dibuka, dollar Amerika Serikat (AS) sebagai aset aman jatuh ke level terendah beberapa minggu, Jumat (17/4/2026).
Pembukaan Selat Hormuz juga meningkatkan optimisme konflik Timur Tengah akan segera berakhir.
Dalam sebuah unggahan di X, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Selat Hormuz terbuka untuk semua kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata 10 hari yang dimediasi AS yang disepakati antara Israel dan Lebanon untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran.
Tak lama setelah pernyataan Araqchi, Presiden AS Donald Trump mengunggah di Truth Social: "IRAN BARU SAJA MENGUMUMKAN BAHWA SELAT IRAN SEPENUHNYA TERBUKA DAN SIAP DILALUI".
Baca juga: Iran Akhirnya Buka Selat Hormuz setelah Gencatan Senjata Israel dan Lebanon Disepakati
Donald Trump mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa AS akan bekerja sama dengan Iran untuk mengambil kembali uranium yang telah diperkaya dan membawanya kembali ke Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan apa pun.
Setelah pengumuman tersebut, harga minyak anjlok, saham Wall Street mencatatkan kenaikan tajam, dan obligasi pemerintah AS melonjak, mendorong imbal hasil (yield) turun.
Pada perdagangan sore, indeks dolar, yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 0,3 persen menjadi 97,96 setelah sebelumnya turun ke 97,632, level terendah dalam tujuh minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260409_Selat-Hormuz.jpg)