Senin, 18 Mei 2026

Berita Ekbis Terkini

Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Mei 2026, Bahlil: Banyak yang Minta Pemerintah Naikan Harga BBM

Harga BBM Pertamina hari ini 18 Mei 2026, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut banyak yang minta Pemerintah naikan harga BBM.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Dwi Ardianto
HARGA BBM - Situasi di SPBU km 13 Balikpapan, Rabu (6/5/2026). Hingga hari ini, Senin (18/5/2026) PT Pertamina Patra Niaga terpantau belum melakukan perubahan terhadap tarif eceran BBM di Tanah Air. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO -  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut banyak pihak yang meminta pemerintah menaikkan harga BBM.

Permintaan ini dipicu naiknya harga minyak dunia sehingga membebani anggaran negara.

Bahlil pun menjelasan keputusan pemerintah soal harga BBM.

Simak juga harga BBM Pertamina di seluruh SPBU di Indonesia per 18 Mei 2026.

Baca juga: Modus Pengetap BBM Subsidi Pertalite di Sangatta, 4 Pelaku Dibekuk dan Ratusan Jerigen Disita

Harga BBM Subsidi Tidak Akan Naik

Pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun elpiji subsidi selama harga minyak dunia masih berada pada kisaran rata-rata 100 dollar AS per barrel. 

Pernyataan ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SOKSI di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2026) malam.

Istilah subsidi merujuk pada bantuan finansial dari pemerintah agar harga barang tertentu tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Kita sudah memutuskan bahwa harga BBM subsidi, elpiji subsidi, sampai dengan harga 100 dollar per barrel, tidak akan kita naikkan harga BBM. Tidak akan kita naikkan dengan berbagai macam konsekuensi," katanya.

Baca juga: Siasat Kadin Kaltara Hadapi Ekonomi Sulit, Dorong Investasi demi Tangkal Efek Domino BBM

Ia mengakui, tekanan krisis energi global ini sempat memicu perdebatan.

Bahkan sebagian pihak sempat meminta pemerintah menaikkan harga BBM.

Namun, Bahlil menyebut, bahwa pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat.

"Masa rakyat lagi susah, kita mau menaikkan harga BBM," ucapnya.

Arahan Presiden Prabowo

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang diformulasikan bersama Kementerian terkait dan dukungan legislatif.

Bahlil juga menyinggung peran kader Partai Golkar dalam merumuskan kebijakan sektor energi nasional.

Menurutnya keputusan ini tidak mudah, karena harus menanggung konsekuensi tambahan subsidi di tengah kondisi global yang tidak menentu ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved