Berita Nasional Terkini
Dicecar Mahasiswa pada Diskusi Publik, Reaksi Budiman Sudjatmiko: Silahkan Pergi
KepalaBP Taskin RI, Budiman Sudjatmiko, dicecar pertanyaan kritis dari mahasiswa dalam diskusi publik di Semarang
Ringkasan Berita:
- Diskusi publik di Semarang berubah tegang dan penuh emosi! Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, dicecar pertanyaan menohok dari kalangan mahasiswa lintas organisasi (HMI, PMKRI, KAMMI, GMKI)
- Situasi memuncak saat Ketua HMI Komisariat FISIP Undip, Muhammad Rafli Susanto, mengkritik materi Budiman yang dinilai terlalu teoritis dan abai pada nasib rakyat kecil, seperti petani Pundenrejo.
- Merasa forumnya tidak dihormati, eks aktivis '98 itu langsung memberikan balasan super menohok.
TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, Budiman Sudjatmiko, dicecar pertanyaan-pertanyaan tajam dan kritis dari mahasiswa, yang membuat diskusi publik di Semarang, berlangsung panas.
Acara diskusi publik bertajuk “Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini”, berubah tegang.
Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen pemuda tersebut diwarnai oleh rentetan pertanyaan tajam serta kritik dari kalangan mahasiswa yang ditujukan langsung kepada Budiman Sudjatmiko, pada Jumat (12/6/2026) siang.
Baca juga: Bantahan Mensos soal 20 Persen Data Bansos Salah Sasaran, Koreksi Pernyataan Budiman Sudjatmiko
Salah satu sorotan tajam datang dari Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang, Bima Prayuda.
Ia secara terbuka menggugat konsistensi rekam jejak Budiman Sudjatmiko yang kini memilih merapat ke dalam lingkaran kekuasaan, setelah sekian lama dikenal publik sebagai tokoh aktivis reformasi yang vokal.
“Apakah Bung Budiman masuk sistem dengan menjinakkannya, atau sistem yang menjinakkan Bapak?” ujar Bima saat tanya jawab di Kafka Forum di Semarang, dilansir dari Kompas.com.
Eskalasi ketegangan semakin meningkat sekitar pukul 14.30 WIB di lokasi yang sama.
Baca juga: Budiman Sudjatmiko Sebut 20 Persen Data Penerima Bansos Salah Sasaran, Mensos Membantah
Ketua HMI Komisariat FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Muhammad Rafli Susanto, secara blak-blakan mengecam paparan materi mengenai konsep idealisme negara yang disampaikan oleh mantan politisi tersebut.
Rafli menilai narasi yang disuguhkan terlampau teoritis dan berjarak dari problem riil yang dihadapi masyarakat lapis bawah.
“Bapak jangan bicara soal keidealan negara kalau bapak tidak pernah memikirkan ide atau solusi yang menyentuh akar rakyat, seperti persoalan petani Pundenrejo, pikirkan hal demikian, jangan cacat logika terus,” lontar Rafli.
Merespons kritik tersebut, Budiman Sudjatmiko sempat meminta Rafli untuk memperjelas dan mengelaborasi konstruksi argumennya secara lebih mendalam.
Baca juga: Sosok 7 Aktivis 98 dalam Kabinet Prabowo-Gibran: Fahri Hamzah, Budiman Sudjatmiko hingga Faisol Riza
Namun, permintaan tersebut ditolak oleh Rafli dengan alasan dirinya harus segera meninggalkan lokasi guna bergabung dengan massa aksi unjuk rasa yang tengah bergerak di sudut lain Kota Semarang.
Sebelum beranjak, Rafli juga sempat melayangkan tantangan terbuka kepada Kepala BP Taskin untuk melanjutkan adu argumentasi di luar forum resmi tersebut.
Situasi mencapai puncak ketegangan saat Budiman memberikan respons balik yang menohok terhadap sikap sang mahasiswa di hadapan peserta diskusi lainnya.
“Orang-orang tertarik dengan argumen Anda. Anda pernah dipenjara tiga bulan, bukan berarti Anda lebih hebat dan berhak untuk tidak menghormati forum ini. Anda bukan siapa-siapa. Silakan pergi,” ucap Budiman.
Baca juga: Budiman Sudjatmiko Pimpin Deklarasi Ormas Adil di Samarinda, Kawal Generasi Emas
Budiman Sudjatmiko
mahasiswa
diskusi publik
Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan
TribunKaltim.co
| PSI Pasang Badan: Jokowi Bukan Dipecat, Tapi Mengundurkan Diri dari PDIP |
|
|---|
| Kakek 70 Tahun Gagalkan Aksi Kawanan Perampok, Sempat Bergulat dan Terbanting di Aspal |
|
|---|
| 3 Faktor Pemicu Rupiah Menguat Terhadap Dollar AS, Modal Asing Kembali Masuk |
|
|---|
| Jelang Pengangkatan Jokowi Sebagai Dewan Pembina PSI, PDIP Sentil Soal Petugas Partai |
|
|---|
| PDIP Balas PSI, Sebut Jokowi Bukan Keluar Tapi Dipecat karena Melanggar Konstitusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230826_Budiman-Sudjatmiko-diminta-Jokowi-izin-ke-Iriana-kalau-ingin-jadi-menteri.jpg)