Makan Bergizi Gratis
7 Pernyataan BGN soal Program MBG, Penerima Manfaat Dipangkas hingga Larang Pegawainya Punya SPPG
Program MBG memasuki babak baru setelah jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan evaluasi menyeluruh
"Nanti kami akan membuat bagaimana mungkin proses ini setransparan mungkin. Ibu dan Bapak bisa mengakses, bisa ikut lihat, bisa ikut mengawasi karena itu adalah program yang strategis," tutur Agustina.
6. Aset yang Sudah Dibeli dengan Uang Negara Akan Dimanfaatkan Maksimal
Selain melakukan evaluasi program, BGN juga menyoroti berbagai aset yang telah dibeli pada masa kepemimpinan sebelumnya.
Salah satunya adalah ribuan motor listrik yang diperuntukkan bagi operasional SPPG.
Menurut Agustina, seluruh barang yang sudah dibeli menggunakan uang negara harus dimanfaatkan secara optimal.
"Semua yang sudah dibelanjakan di 2025 termasuk IT sebenarnya kami inginnya itu dimaksimalkan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi tidak hanya menyasar motor listrik, tetapi juga perangkat teknologi informasi, CCTV, tablet, televisi, dan berbagai barang pengadaan lainnya.
BGN akan mengecek terlebih dahulu kondisi seluruh aset tersebut.
Jika masih layak digunakan, barang akan tetap dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program.
"Kalau masih kurang eh kita lengkapi. Nah itu nanti yang kita tambahkan di 2026," katanya.
Agustina menegaskan prinsip utama yang digunakan BGN adalah mengoptimalkan seluruh aset yang telah dibeli karena berasal dari anggaran negara.
"Tapi prinsip secara umum yang sudah keluar di 2025 karena uang negara sudah keluar harus kita maksimalkan pemanfaatannya itu," pungkasnya.
7. BGN Tetap Jalankan Program Sesuai Arahan Presiden
Di tengah munculnya tuntutan sebagian mahasiswa yang meminta program MBG dihentikan, BGN menegaskan tetap menjalankan tugas sesuai arahan pemerintah.
Agustina mengatakan demonstrasi merupakan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Namun sebagai lembaga pemerintah, BGN memiliki kewajiban menjalankan mandat yang diberikan Presiden.
"Pokoknya kami menjalankan perintah Pak Presiden. Kalau kami, ya kami kan diangkat menjalankan perintah presiden ya, itu saja," katanya.
Menurut BGN, program MBG tetap memiliki tujuan penting dalam upaya perbaikan gizi masyarakat Indonesia, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita hingga anak usia sekolah yang masih membutuhkan intervensi gizi dari pemerintah.
Melalui serangkaian audit, evaluasi, refocusing sasaran, penataan ulang dapur, perubahan skema insentif, hingga optimalisasi aset negara, BGN berharap pelaksanaan program MBG setelah masa libur sekolah dapat berjalan lebih tertata, lebih transparan, lebih efisien, serta lebih tepat sasaran dibandingkan sebelumnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul BGN Akan Setop Program MBG Selama Libur Sekolah
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul BGN Larang Pegawainya Punya SPPG, Ini Alasannya
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul BGN soal Motor Listrik dll: Uang Negara Sudah Keluar, Harus Dimaksimalkan
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul BGN Akan Evaluasi Insentif SPPG: Tidak Lagi Rp 6 Juta per Hari
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul Efisiensi Anggaran, BGN Bakal Pangkas 8 Juta Penerima MBG Tahun Depan
| BGN Siapkan Skema Baru Insentif Dapur MBG, Tak Lagi Sama Rata Rp 6 Juta per Hari |
|
|---|
| BGN Setop Distribusi Makan Bergizi Gratis Selama Masa Libur, Ini Alasannya |
|
|---|
| Program MBG Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah, BGN Audit Seluruh Dapur dan Benahi Tata Kelola |
|
|---|
| Nanik Ungkap Perannya Dibatasi Saat Jadi Wakil Kepala BGN, Tak Pernah Diajak Rapat oleh Dadan |
|
|---|
| Pemerintah Pastikan Tidak akan Hentikan Program MBG, 'Anak Sekolah Emang Nggak Boleh Makan Lagi?' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250116_CPNS-BGN-2025.jpg)