Opini
Gerakan Literasi Balikpapan, Menyelami Makna Surat Kartini dan Beranda Instagramnya Maryam
Dari diskusi buku di toko hingga taman kota, geliat literasi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, terus hidup.
Oleh: Budi Susilo, Pegiat Literasi Balikpapan dan Tukang Kebun Gala Puncak
APRIL, ibarat bulan yang monumental bagi dunia literasi. Lantaran di 21 April, ada peringatan Hari Kartini yang notabene membicarakan figur yang doyan literasi, membaca, menulis, dan berpikir kritis.
Juga pada saban 23 April, dunia merayakan Hari Buku Sedunia yang dicetus oleh Vicente Clavel Andrés, penulis asal Valencia, Spanyol.
Buku kok dirayakan? Ya karena sebegitu pentingnya, buku seperti minum dan makanan sehari-hari. Manusia tanpa makan minum akan lapar, lemas, tidak produktif.
Tanpa buku, akal budi membeku. Padahal menurut harapan Tan Malaka dalam Madilog, membaca bisa membangun cara berpikir yang logis dan ilmiah.
Nah, di Balikpapan, kota yang berjulukan beriman, tidak mau ketinggalan dalam hal menggelorakan dunia literasi.
Di antaranya muncul dari akar bawah berupa komunitas literasi.
Ini kumpulan orang-orang yang gandrung akan bahan bacaan, bergiat menulis, dan berpikir analisis.
Seperti halnya "Pegiat Literasi Balikpapan" juga ada "Balikpapan Baca Buku" yang seringkali menggelar di Gramedia Plaza Balikpapan.
Menutup Rabu sore, 29 April 2026, malam hari di Toko Buku Gramedia Jalan MT Haryono Balikpapan digelar obrolan yang mengusung tema "Melepas Lelah dengan Bercerita."
Menghadirkan Dek Maryam, yang baru pertama kali, kakinya berkesempatan bisa membumi di kota minyak Balikpapan yang digadang-gadang jadi berandanya IKN Nusantara.
Latar belakang Dek Maryam, figur perempuan berjilbab yang sering kali membahas buku-buku fiksi atau non-fiksi.
Rajin dipamerkan ke kanal media sosial Instagram pribadinya, @mryaaam.s
Maryam yang nada wicaranya terdengar sedikit logat Jawa, mengajak bercerita tentang bahan buku bacaan ke warganet Instagram.
Dia akui, buku yang dibahas tidak tebang pilih.
| Refleksi Hari Pemasyarakatan: Warga Binaan Terus Meningkat |
|
|---|
| Mari Berikan Kesempatan |
|
|---|
| Refleksi Hari Buku Sedunia: Minat Baca Masih Sangat Rendah |
|
|---|
| Navigasi BI di Tengah Badai Geopolitik: Mengapa 4,75 Persen adalah Angka Aman? |
|
|---|
| BBM Naik, Harga Mengguncang: Belajar dari Iran, Membangun Kemandirian Kalimantan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260430_-Maryam-pemengaruh-literasi-digital-dan-Budi-Susilo-sebagai-Pegiat-Literasi-Balikpapan.jpg)