Kamis, 28 Mei 2026

Mutiara Ramadhan

Perintah Puasa Ramadan: Takwa, Syukur, dan Cerdas

Perintah puasa ini membawa kebaikan yang luar biasa, karena para ulama menyatakan bahwa puasa adalah ibadah dengan pahala tanpa batas.

Tayang:
Editor: Heriani AM
TribunVideo.com/Akmal, Faiz, Alfin/Tidak Ada
MUTIARA RAMADAN - Dr Umarulfaruq Abubakar, Lc., M.H.I, Ketua Majlis Syar'i PPTQ Ibnu Abbas Klaten dan Ketua Formaqi. 

Puasa bukan untuk lapar kita, bukan untuk haus kita, bukan cuma sekadar menggugurkan kewajiban dan keluar dari rutinitas.

Puasa memiliki tujuan yang ingin kita raih, yaitu agar meraih takwa, mendapatkan syukur, dan benar-benar menjadi cerdas dalam menjalani hidup.

Agar kita bertakwa, maksudnya apa? Takwa, kata para ulama, artinya hati-hati.

Baca juga: Masjid Raya Fatimah, Ikon Masjid Pengantin di Solo yang Jadi Favorit Akad Nikah

Takwa artinya takut hati-hati dalam menjalani hidup.

Diumpamakan seperti kita berjalan di tengah onak dan duri, maka kita akan sangat berhati-hati agar kaki kita tidak terinjak duri-duri itu.

Begitulah kita menjalani hidup dengan takwa: sangat hati-hati agar jangan sampai ada perintah Allah yang terlalaikan, jangan sampai ada hak istri yang tidak diberikan, jangan sampai ada hak orang tua yang tidak kita tunaikan, jangan sampai ada hak anak yang tidak kita penuhi dengan sebaik-baiknya, dan jangan sampai ada hak orang lain yang tidak kita berikan.

Kita menjaga diri betul-betul, jangan sampai ada perintah yang tidak kita laksanakan dan jangan sampai ada larangan yang kita terjang. Itulah takwa.
 
Ketakwaan ini pada akhirnya menjadi inti dari seluruh rangkaian ajaran dalam Islam, yaitu terdapat pada kata ittaqillahbertakwalah kepada Allah.

Artinya hati-hati, laksanakan perintah, disiplin, tanggung jawab, dan semua kebaikan itu tersirat dalam kata takwa tersebut.

Apa yang kita dapatkan kalau kita bertakwa? Insyaallah rezeki kita akan dilancarkan.

Apapun masalah dan dinamika kehidupan, kita akan selalu mendapatkan jalan keluar.

Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kita jalan keluar, memberikan rezeki bahkan dari arah yang tidak disangka-sangka.

Allah akan mudahkan seluruh urusan.

Jadi orang yang bertakwa tetap saja ada masalah, tetap saja ada dinamika, tetap saja ada tantangan hidup.

Tetapi seiring dengan tantangan itu, akan ada kemudahan, jalan keluar, solusi, dan rezeki yang Allah hadirkan dengan begitu saja.

Kemudian melalui puasa kita dididik menjadi seorang yang bersyukur.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved