Mutiara Ramadhan
Menemukan Sahabat Spiritual, Renungan Prof Nasaruddin Umar
Sahabat spiritual dirasakan keberadaanya di dalam harti. Mereka mungkin agak berbeda dengan sahabat-sahabat pragmatis kita di lingkungan kerja
Nasihat tokoh-tokoh spiritual: "Jika kalian berjumpa dengan sahabat spiritual yang cocok denganmu maka bergurulah
dan hormatilah".
Demikian nasehat Ibn 'Athaillah dalam kitab monumentalnya, Al-Hikam.
Lebih lanjut ialah menasihatkan kepada kita bahwa: "Jangan karena tidak munculnya tanda-tanda kesalehan di wajah seseorang lantas membuatmu tidak respek terhadapnya".
Baca juga: Prof Nasaruddin Umar - Menggapai Ketenangan Batin
Seorang kekasih Tuhan pintar menyembunyikan diri agar tidak popular. Karena bagi mereka popularitas bisa menjadi hijab dengan Tuhan, terutama jika sudah mulai menikmati pujian orang.
Setipis apa pun kepuasan terhadap pujian yang tersembunyi di dalam lipatan hati itu sudah menjadi hijab dalam diri kita.
Sering kali kita merasa sulit menemukan sahabat spiritual seperti yang digambarkan di atas. Namun jika kita mau dan besar keinginan untuk itu, pasti Tuhan akan mempertemukan sahabat spiritual yang cocok dengan kita.
Kita berdoa agar Allah SWT mengaruniakan sosok figur ideal yang akan menjadi sahabat spiritual kita.
Sahabat spiritual ialah orang yang selalu terbayang di dalam benak dan selalu mengajak kita lebih dekapt kepada Allah SWT.
Semoga kita dimudahkan untuk menemukan sahabat spiritual, amin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260224_Foto-Arsip-Menteri-Agama-Nasaruddin-Umar.jpg)