TOPIK
Trans Studio Samarinda
-
Menurut dia, Dewan harus memastikan rekayasa lalu lintas atau kajian dapat menjadikan solusi tidak menimbulkan kemacetan.
-
“Coba ke PR (Pembantu Rektor I), saja,” kata Masjaya, kala dikonfirmasi Minggu (12/12/2015).
-
Sekadar informasi, lahan eks Hotel Lamin Indah, yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan Trans Studio, persis berhadap-hadapan dengan Plaza Mulia.
-
Pusat Kajian Pengembangan Wilayah (PKPW) Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman (Unmul), diragukan keberadaannya.
-
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menilai DPRD hanya mencari-cari kesalahan investor.
-
Untuk kesekian kalinya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dikecewakan oleh para wakil rakyat di DPRD Kaltim.
-
Alung, sapaan akrab HM Syahrun pun tidak sependapat dengan rencana Pemprov Kaltim membangun jalan layang menuju Trans Studio.
-
Kemacetan nampaknya akan menjadi senjata baru DPRD Kaltim untuk memindahkan Trans Studio dari eks Hotel Lamin Indah, Samarinda.
-
Pandangan berbeda disampaikan oleh Rusman Yaqub, Dahri Yasin, dan Siti Qomariah.
-
Rencana pembangunan Trans Studio di Samarinda, kata dia, perlu ada penjelasan terkait status lahan milik pemerintah daerah di eks Lamin Indah.
-
Menurut dia, jika tetap dipaksakan pembangunan Trans Studio di Jalan Bhayangkara, bakal berdampak pada kemacetan dan banjir.
-
Fraksi PKB tidak mempersulit pemprov. Tapi jangan sampai negara dirugikan hanya untuk kepentingan tertentu atau investor.
-
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kaltim siap menggunakan hak interpelasi dan angket terkait pernyataan gubernur.
-
Pertemuan itu, lanjut Muspadi, membahas antara lain, ketersediaan lahan dan sistem kerja sama.
-
"Kita berikan dukungan. Kami tidak ingin bahwa kami yang menghambat. Sehingga kami serahkan untuk bicara teknis, kepada biro ekonomi," jelasnya.
-
Namun Muspandi enggan mengomentari soal catatan perhitungan taksiran harga tanah.
-
Lahan tersebut, sedianya akan digunakan untuk pembangunan Trans Studio sebagai penyertaan modal.
-
Belum kita putuskan soal rekomendasi, karena anggota yang hadir cuma empat orang.
-
Meski sudah meminta advis kepada BPKP dan Kejati Kaltim, Edy menegaskan, Komisi II akan membahas dan memutuskan bersama.
-
Ada beberapa alasan yang membuat Komisi II belum mengeluarkan rekomendasi hibah lahan itu.
-
Pasalnya, sampai saat ini DPRD Kaltim tak kunjung menerbitkan persetujuan hibah lahan eks Hotel Lamin Indah, untuk dibangun Trans Studio.
-
Rencana pembangunan Trans Studio, antara lain membangun hotel berbintang 3 dan 5, retail Transmart/Carrefour dan wahana permainan Trans Studio
-
Komisi II, lanjut dia, hanya menunggu kajian mengantisipasi kemacetan di Jl Bhayangkara.
-
Namun menurutnya, dunia usaha sebesar Trans Studio dengan hotel dan fasilitas lainnya, bisa menyerap minimal 3.000 tenaga kerja.
-
Alex mengatakan, kehadiran Trans Studio dipastikan memberi dampak positif dan negatif bagi dunia usaha.
-
“Apapun yang akan mendongkrak industri pariwisata, pasti kita dukung,” ujar Sekretaris PHRI Kaltim, Zulkifli.
-
Pertimbangan dari BPK tersebut, kata Martinus, akan menjadi bahan pembahasan Komisi II, untuk menyetujui hibah lahan eks Lamin Indah ke Perusda MBS.
-
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berharap kehadiran Trans Studio di jalan Bhayangkara Samarinda bisa menyulap jalan itu jadi layaknya Orchad Road
-
“Semua yang diminta oleh DPRD sudah kita berikan, termasuk studi kelayakan kerjasama itu. Kalau tidak salah Agustus lalu,” kata Sabri.