Selasa, 14 April 2026

Banjir dan Longsor di Kota Samarinda

Hujan Deras Guyur Samarinda, BPBD Catat 14 Titik Banjir dan Beberapa Longsor

Hujan deras kembali melanda Samarinda. Sejumlah titik tergenang banjir, tanah longsor terjadi, dan warga diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem

HO/DOKUMENTASI WARGA
HUJAN DERAS SAMARINDA - BPBD Samarinda mencatat belasan titik tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter, serta kejadian tanah longsor dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, Rabu (22/10/2025). (HO/DOKUMENTASI WARGA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Samarinda pada Rabu (22/10/2025) siang menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mencatat sedikitnya 14 titik genangan yang tersebar di berbagai kawasan kota.

Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, mengatakan banjir terjadi di beberapa ruas jalan utama seperti Simpang Lembuswana, Kebun Agung Kelurahan Mugirejo, Jalan P. Suryanata, Jalan P. Antasari, Jalan D.I. Panjaitan, Simpang Sempaja, hingga sekitar Fly Over Juanda dan Fly Over Kadrie Oening.

Selain itu, genangan juga dilaporkan di Jalan Mugirejo, Rapak Indah, Cipto Mangunkusumo, Simpang Remaja, Jalan A. Yani, dan Jalan Untung Suropati.

“Tinggi muka air rata-rata antara 20 hingga 50 sentimeter, dan saat ini berangsur surut,” terang Suwarso (22/10/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS: Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Samarinda, Titik Banjir dan Longsor

Sejumlah fasilitas umum turut terdampak, termasuk RSUD A.W. Syahranie dan SMP Negeri 24 Samarinda, meskipun tidak dilaporkan adanya gangguan operasional yang berarti.

“Untuk sementara, tidak ada kendala berarti dalam penanganan di lapangan,” tambahnya.

Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Menyertai Banjir

Tak hanya genangan air, BPBD juga menerima laporan tanah longsor di beberapa titik. Lokasi terdampak di antaranya Jalan Batu Cermin RT 06 dan RT 07 Kelurahan Sempaja Utara, Jalan Juanda 4 No. 43 RT 61 Kelurahan Air Putih, serta Jalan Wiratama Gang Nyiur III.

Longsor juga dilaporkan di Komplek Bersama Blok D3 RT 17 Kelurahan Air Hitam, Jalan Wolter Monginsidi Gang 7 RT 21 Kelurahan Dadi Mulya, serta Perumahan Bengkuring Jalan Kangkungmas RT 51 Kelurahan Sempaja Timur.

“Laporan kami himpun dari berbagai sumber, termasuk lurah, ketua RT, relawan, hingga masyarakat setempat yang aktif memberikan informasi ke Pusdalops-PB BPBD Samarinda,” jelas Suwarso.

Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Air Hitam Samarinda, Seorang Anak Alami Luka Tertimpa Material

Selain banjir dan longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi, seperti Jalan Ir. Sutami (Sungai Kunjang), Jalan Juanda 8 (Samarinda Ulu), Jalan A.W. Syahranie 6 (Air Hitam), dan Jalan Pasundan Gang Sadar RT 22.

Sementara itu, atap rumah warga di Jalan P. Antasari 2 Gang 1 Kelurahan Air Putih turut dilaporkan terbang akibat terpaan angin kencang.

BPBD Samarinda memastikan tim lapangan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, relawan, serta instansi teknis terkait guna mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan, khususnya bagi warga yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor,” tutup Suwarso. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved