Berita Samarinda Terkini
DPRD Samarinda Rumuskan Raperda HIV/AIDS dan TBC, Gantikan Perda Lama yang Dinilai Sudah Kadaluarsa
Sri Puji Astuti, menjelaskan bahwa raperda ini lahir dari kebutuhan untuk memperbarui Perda Nomor 8 Tahun 2007
Tayang:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/SINTYA ALFATIKA SARI
RAPERDA HIV DAN TBC - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti memaparkan pentingnya regulasi baru untuk mempercepat penanggulangan HIV dan TBC di Samarinda. (TribunKaltim.co/SINTYA ALFATIKA SARI)
Puji juga menegaskan bahwa pengobatan TBC di Samarinda telah digratiskan oleh pemerintah, namun masyarakat harus sadar pentingnya menyelesaikan pengobatan hingga sembuh total. Ditambah lagi, pengobatan TBC bisa berlangsung antara enam bulan hingga dua tahun, tergantung kondisi pasien.
“Ini kan harus diedukasikan kepada masyarakat, supaya masyarakat dengan terbuka, dengan keinginan sendiri untuk berobat,” pungkas Sri Puji. (*)
Berita Terkait: #Berita Samarinda Terkini
| Turun di Bawah Target Nasional, Angka Stunting Samarinda 17,13 Persen |
|
|---|
| Soal Rehabilitasi Balaikota Samarinda Rp17,5 Miliar, Andi Harun Sebut Anggaran Tergolong Hemat |
|
|---|
| Pastikan Kios Pasar Pagi Terisi, Disdag Samarinda Alihkan Puluhan Lapak ke Pedagang yang Lebih Layak |
|
|---|
| Warga Samarinda Serbu Pasar Murah Pertamina, Sembako Rp211 Ribu Cuma Rp30 Ribu |
|
|---|
| Cegah Praktik Permainan Kios, DPRD Samarinda Desak Disdag Transparan Data Pedagang Pasar Pagi |
|
|---|
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251029_Sri-Puji-Astuti.jpg)