Berita Samarinda Terkini
Dishub Samarinda Sebut Warga Mulai Sadar tak Parkir Sembarangan
Dinas Perhubungan (Dishub Samarinda terus melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA — Dinas Perhubungan (Dishub Samarinda terus berupaya penataan parkir di kawasan pusat kota
Ketua Tim Kerja Perparkiran Bidang LLJ Dishub Samarinda, Duri, menyampaikan rangkaian penertiban yang dilakukan pada Selasa (4/11/2025), menjadi bagian dari komitmen besar untuk mengembalikan fungsi ruang jalan bagi kepentingan umum.
Menurut Duri, kesadaran masyarakat mulai tumbuh, khususnya di Jalan Mulawarman.
Ia menyebut pelanggaran sudah jauh berkurang dibanding sebelumnya.
“Untuk di Jalan Mulawarman kendaraan yang distiker ada dua, sudah mulai berkurang, kemarin kan banyak, itu parkirnya tidak boleh lagi di sebelah kanan, parkir hanya boleh di sisi kiri, terus saat ini masyarakat sudah mulai sadar,” ungkapnya.
Penertiban juga dilakukan di Jalan Pulau Sebatik, tepat di sekitar Bank BNI 46. Dishub memberikan sosialisasi dan pengalihan parkir agar tidak melanggar rambu.
Sehingga pihaknya pun mengarahkan agar masyarakat dapat memarkirkan kendaraan di Gedung eks Plaza 21.
Baca juga: Dishub Samarinda Terapkan Seleksi Terbuka untuk Pengelola Parkir Pasar Pagi
Namun kondisi berbeda justru terjadi di area sekitar Jalan Palang Merah Indonesia dan akses menuju RSUD AW Sjahranie. Di lokasi ini, Duri menyebut jumlah pelanggaran masih tergolong tinggi.
“Kalau di kawasan PMI sekitar ada 21 kendaraan yang bannya digembosi, mulai dari sederetan toko apotek sampai belakang pintu masuk masjid RSUD AWS, karena diderek tidak cukup jadi digembosi saja,” ujarnya.
Tak sampai di situ saja, Duri menambahkan, pengecekan juga dilakukan di Jalan Pangeran Antasari. Di sana, dinyatakan masyarakat telah cukup tertib.
Adapun kawasan-kawasan pusat kota yang sebelumnya kerap dipenuhi pelanggaran kini justru menunjukkan peningkatan disiplin.
“Daerah kota sudah mulai sadar dan sesuai aturan. Yang melanggar itu rata-rata banyak plat luar daerah,” tuturnya.
Meski ada progres positif, Dishub menilai kawasan RSUD AW Sjahranie masih menjadi persoalan besar yang terus menjadi perhatian.
“Yang masih menjadi PR besar itu daerah RS, yang jelas ke depannya sasaran kami adalah Jalan Mulawarman dan sederetannya, seperti Jalan Pulau Sebatik, Imam Bonjol, dan kawasan PMI,” jelasnya.
Selain itu, penertiban juga dilakukan di Jalan Basuki Rahmat. Di kompleks pemerintahan ini juga dilakukan penggembosan terhadap dua kendaraan lantaran menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.
| Walikota Samarinda Beri Dissenting Opinion saat RUPS Bankaltimtara, Soroti Kredit Macet |
|
|---|
| UINSI Samarinda Wisuda 355 Mahasiswa, Perdana Luluskan Prodi Tadris Biologi-Manajemen Bisnis Syariah |
|
|---|
| Polresta Samarinda Musnahkan 3 Kg Sabu dan 2,2 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Selama 3 Bulan |
|
|---|
| Parkir Liar Kembali Marak di RSUD AW Syahranie, Dishub Samarinda Amankan Jukir |
|
|---|
| Wawali Samarinda Angkat Suara Soal Isu Bankeu Kaltim 2027 Dihapus, Harap Pemprov Terketuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251104-petugas-parkir.jpg)