Berita Kaltim Terkini
Kunjungan Wisman ke Kaltim Tahun 2025 Melonjak 113 Persen, Samarinda Jadi Magnet Utama
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, total kunjungan wisman sepanjang 2025 mencapai 10.437 kunjungan
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sektor pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) benar-benar alami pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025.
Tercatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bumi Etam naik tajam hingga lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, total kunjungan wisman sepanjang 2025 mencapai 10.437 kunjungan.
Angka ini menunjukkan lonjakan drastis sebesar 113,26 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya menyentuh 4.894 kunjungan.
Baca juga: 4 Fakta Tanah Longsor di Perumahan BPK Samarinda: Dampak dan Penyebab, 2 KK Diungsikan
Kepala BPS Provinsi Kaltim, Mas'ud Rifai, mengungkapkan bahwa performa gemilang ini ditutup dengan manis pada penghujung tahun.
"Selama Desember 2025, ada sebanyak 1.455 wisman yang berkunjung ke Kaltim. Jika dibanding bulan sebelumnya, ada peningkatan sebesar 59,71 persen," ujar Mas'ud dalam keterangan resminya, Minggu (8/2/2026).
Kenaikan di bulan Desember 2025 tersebut tercatat sangat fantastis, yakni naik 340,91 persen dibandingkan Desember 2024. Pencapaian ini sekaligus menjadi rekor bulanan terbaik dalam kurun waktu tiga tahun terakhir
Dominasi Wisatawan ASEAN
Wisatawan dari Asia Tenggara atau negara ASEAN masih mendominasi kunjungan ke Kaltim.
Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura menjadi tiga negara penyumbang turis terbesar.
Sementara wisman asal Eropa naik 90,91 persen, sementara Asia (luar ASEAN) tumbuh 55,10 persen.
“Kelompok ASEAN melesat 486,16 persen secara tahunan (yoy) pada Desember 2025,” imbuh Mas’ud.
Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan tetap menjadi gerbang tunggal utama masuknya wisman.
Tidak hanya wisatawan asing, pergerakan Wisatawan Nusantara (Wisnus) juga mencatatkan angka yang signifikan.
Tercatat ada 16,05 juta perjalanan domestik di Kaltim sepanjang 2025, naik 22,62 persen.
“Samarinda menjadi magnet utama dengan 4,23 juta perjalanan (26,98 persen), disusul Balikpapan di posisi kedua dengan 3,35 juta perjalanan (21,39 persen) dan Kutai Kartanegara menempati posisi ketiga dengan 3,08 juta perjalanan (19,67 persen),” terang Mas’ud.
Menariknya, Kabupaten Paser mencatatkan pertumbuhan Wisnus tertinggi mencapai 44,94 persen, disusul Bontang (34,38 persen) dan Berau (33,08 persen).
Namun, sayangnya Mahakam Ulu menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami penurunan kunjungan sebesar 4,02 persen. (*)
| 5 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Kalimantan Timur, Kota Ini Nomor 1 |
|
|---|
| Gantikan Rusdiansyah Aras, Haji Andre Banjir Dukungan Pengprov Cabor jadi Ketua KONI Kaltim |
|
|---|
| Sawit Dihantam Kenaikan Dolar, Perusahaan Terpukul, Karyawan Kehilangan Bonus Bertahun-tahun |
|
|---|
| Imbas Ekonomi Global Petani Sawit Kaltim Terjepit, Harga Pupuk Naik dan Ongkos Angkut Melejit |
|
|---|
| Sempat Dikeluhkan Pengusaha, Jalur Logistik Utama Kaltim di Kariangau Balikpapan Akhirnya Berfungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260208_Masud-Rifai.jpg)