Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Kubar Terkini

167 Kampung di Kutai Barat Nikmati Internet Gratis, Targetkan Blank Spot Nol Persen

Hingga akhir tahun 2025, dari total 190 kampung yang ada, sebanyak 167 kampung telah terlayani akses internet

Tayang:
Penulis: Febriawan | Editor: Budi Susilo
Canva AI
SINYAL INTERNET KUBAR - Foto ilustrasi hasil olah kecerdasan buatan (AI), Selasa 2 Februari 2025, menunjukkan gambar cakupan jangkauan jaringan internet. Sebanyak 167 titik kampung yang mendapat fasilitas internet gratis ini, merupakan program gratis Pol Deri pemerintah provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Yang pelaksanaannya melalui Diskominfo kabupaten, Senin (9/2/2026). 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperluas layanan internet gratis hingga ke wilayah kampung.

Hingga akhir tahun 2025, dari total 190 kampung yang ada, sebanyak 167 kampung telah terlayani akses internet di Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Sebanyak 167 titik kampung yang mendapat fasilitas internet gratis ini, merupakan program gratis Pol Deri pemerintah provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Yang pelaksanaannya melalui Diskominfo kabupaten.

Kepala Bidang AplikasinTeknologi dam Komunikasi (APTIKA) Diskominfo Kubar, Budi Eka Prasetya, Senin (9/2/2026), menjelaskan dari 190 Kampung di 16 Kecamatan di Kubar sisa 23 kampung yang belum.

Baca juga: Percepat Pemerataan Akses Internet, Diskominfo PPU dan Kemenkominfo RI Survei Daerah Blank Spot

Dan ditargetkan akan mendapatkan layanan serupa secara bertahap pada tahun ini, sehingga ke depan tidak ada lagi wilayah blank spot di Kutai Barat.

Pemenuhan layanan internet ini bukan sekadar untuk hiburan.

"Sekarang internet sudah menjadi kebutuhan di segala lini, mulai dari akses informasi, pendidikan, hingga berbagai layanan masyarakat lainnya,” ujarnya, tegas Budi.

Budi menerangkan, pembangunan jaringan internet di kampung-kampung tersebut dilakukan dengan berbagai perangkat dan teknologi, menyesuaikan kondisi geografis masing-masing wilayah.

“Sebagian menggunakan layanan satelit seperti Starlink, ada juga yang menggunakan jaringan Indihome dari Telkom, serta perangkat Orbit. Semua disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan jaringan di lapangan,” jelasnya.

Baca juga: 1000 WiFi Gratis Ternyata Belum Mampu Atasi Blank Spot di Berau

Menurutnya, masih ada anggapan di masyarakat yang mempertanyakan mengapa pemerintah membangun fasilitas internet, bukan hanya fokus pada pembangunan jalan.

Menanggapi hal itu, Budi Eka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah dilakukan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Pembangunan jalan tetap berjalan melalui OPD terkait.

Sementara Diskominfo Kutai Barat memiliki tugas menyediakan layanan komunikasi dan informasi, termasuk internet gratis.

"Terutama di daerah yang masih blank spot atau belum terjangkau sinyal,” kata Budi Eka.

Ia menambahkan, kehadiran internet diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kampung.

Baca juga: Pemkab Kukar Target Seluruh Desa di Kutai Kartanegara Bebas Blank Spot Tahun Ini

Dengan akses digital, pelaku usaha kecil dapat memasarkan produk, masyarakat lebih mudah mengakses layanan publik, serta membuka peluang pendidikan dan pekerjaan yang lebih luas.

“Harapan kami, dengan akses internet yang merata, kampung-kampung di Kutai Barat bisa semakin maju," ujarnya.

"Baik dari sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, maupun pelayanan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved