Berita Paser Terkini
RSUD Panglima Sebaya Paser Segera Buka Layanan Bedah Saraf dan Kateterisasi Jantung
Dalam waktu dekat RSUD Panglima Sebaya Paser akan buka layanan spesialis bedah saraf dan kateterisasi jantung
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya Kabupaten Paser melakukan terobosan dalam penguatan layanan kesehatan.
Dalam waktu dekat, rumah sakit milik pemerintah daerah ini akan membuka layanan spesialis bedah saraf serta layanan kateterisasi jantung atau cath lab.
Kateterisasi jantung adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memeriksa dan mendiagnosis kondisi kesehatan pada jantung.
Direktur RSUD Panglima Sebaya, dr. Kamal Anshari, menyampaikan bahwa persiapan pembukaan layanan bedah saraf telah memasuki tahap akhir. Jika tidak ada kendala, layanan tersebut ditargetkan mulai beroperasi bulan depan.
Baca juga: Penajam Paser Utara Sinkronkan RKPD 2027 dengan Perkembangan IKN
"InsyaAllah dalam waktu dekat kami membuka layanan spesialis bedah saraf baru. Rencananya bulan depan sudah bisa berjalan. Untuk layanan kateterisasi jantung juga sedang dalam proses persiapan," terang Kamal, Selasa (12/2/2026).
Kehadiran dua layanan ini dianggap sangat penting, dikarenakan kasus gangguan saraf dan penyakit jantung cukup tinggi di Paser.
"Selama ini, sebagian pasien dengan kondisi tertentu masih harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah karena keterbatasan fasilitas," tambahnya.
Dengan beroperasinya layanan bedah saraf, sambung Kamal, pasien yang membutuhkan tindakan operasi akibat cedera kepala, stroke perdarahan, tumor otak, maupun gangguan saraf lainnya dapat ditangani langsung di Paser.
Sementara layanan cath lab memungkinkan tindakan diagnostik dan intervensi pada pembuluh darah jantung dilakukan tanpa harus merujuk pasien ke kota lain.
"Kami ingin masyarakat Paser mendapatkan pelayanan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih aman. Dengan harapan, kehadiran bedah saraf dan cath lab ini bisa menekan angka rujukan keluar daerah," harapnya.
Pengembangan layanan ini tidak terlepas dari transformasi yang telah dilakukan RSUD Panglima Sebaya dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak 2019, manajemen mulai menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk mendukung efisiensi administrasi dan pelayanan medis.
"Tahun 2022, seluruh sistem pelayanan resmi beralih sepenuhnya ke digital. Rekam medis, pendaftaran, hingga manajemen farmasi terintegrasi dalam satu sistem, sehingga mempercepat alur pelayanan pasien dan pada tahun yang sama, RSUD Panglima Sebaya juga naik kelas menjadi rumah sakit tipe B," ulasnya.
Status tipe B menandakan peningkatan kapasitas rumah sakit dari sisi fasilitas, tenaga medis, hingga standar pelayanan.
"Dengan status tersebut, RSUD Panglima Sebaya memiliki kewenangan membuka lebih banyak layanan spesialis dan subspesialis," urai Kamal.
| Pansus II DPRD Paser Percepat Regulasi Multiyears untuk Pembangunan Jalan dan Jambatan |
|
|---|
| Fenomena El Nino Ekstrem Diprediksi Melanda Kaltim, Paser Siaga Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan |
|
|---|
| Proses Balik Nama Kendaraan Dipermudah, Polres Paser Ingatkan Warga Tertib Administrasi |
|
|---|
| WFH ASN Paser Belum Merata, Wabup Temukan Sejumlah OPD Masih WFO |
|
|---|
| Bapenda Paser Fokus pada Penetapan Pajak, Identifikasi Kendaraan Ditangani Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251002_RSUD-Panglima-Sebaya-lokasi-rujukan-HIV-di-Paser.jpg)