Berita Kaltim Terkini
Tersisa 3 Desa Tertinggal di Kaltim, Semua Ada di Kutai Barat
Tersisa tiga desa berstatus tertinggal di Kalimantan Timur dan seluruhnya berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Tersisa 3 desa tertinggal di Kalimantan Timur, semuanya di Kutai Barat.
- Pemprov Kaltim siapkan pembangunan jalan 22–25 km dari KM 88 ke Gerunggung.
- Target tahun ini ketiganya naik status menjadi desa berkembang.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Tersisa tiga desa berstatus tertinggal di Kalimantan Timur dan seluruhnya berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Dari total 841 desa di Benua Etam, ratusan lainnya telah naik kelas menjadi desa berkembang, maju, hingga mandiri.
Tiga desa yang masih menyandang status tertinggal tersebut adalah Desa Deraya, Tanjung Soke, dan Desa Gerunggung.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kalimantan Timur bergerak melakukan evaluasi langsung ke lapangan.
Baca juga: Pemprov Kaltim Sepakat Naikkan Status 3 Desa Tertinggal di Kubar Jadi Desa Berkembang
"Ya, kita sudah melakukan evaluasi dan juga visitasi terakhir dengan beberapa OPD kemarin di tiga kampung di Bongan," ujar Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, Kamis (19/2/2026).
Menurut Puguh, tiga desa tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kalimantan Timur, khususnya terkait persoalan infrastruktur jalan yang menjadi kendala utama peningkatan status desa.
"Pak Gubernur sangat mendukung tentunya fasilitas aksesibilitas jalan yang akan dibantu oleh provinsi dari KM 88 sampai ke Gerunggung ya, kurang lebih antara 22 sampai 25 kilometer," kata dia.
Pembangunan jalan sepanjang 22 hingga 25 kilometer tersebut direncanakan menggunakan dana APBD Kalimantan Timur, dengan pelaksanaan teknis diserahkan kepada Dinas PUPR, Bappeda, serta BPKAD.
Baca juga: DPMPD Pemrov Kaltim Sebut Masih Ada 4 Desa Tertinggal di Kabupaten Kutai Barat
Selain pembenahan infrastruktur, Pemprov Kaltim juga melakukan pendampingan lintas sektor.
Beberapa OPD turut dilibatkan, mulai dari Dinas Perpustakaan untuk pendirian perpustakaan desa, Dinas ESDM dengan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hingga program digitalisasi desa dari DPMPD.
Upaya komprehensif tersebut diharapkan mampu mendongkrak Indeks Desa Membangun (IDM) di tiga wilayah tersebut.
"Kemungkinan tahun ini kita optimis tiga kampung ini bisa naik statusnya ke desa berkembang," pungkasnya. (*)
| 5 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Kalimantan Timur, Kota Ini Nomor 1 |
|
|---|
| Gantikan Rusdiansyah Aras, Haji Andre Banjir Dukungan Pengprov Cabor jadi Ketua KONI Kaltim |
|
|---|
| Sawit Dihantam Kenaikan Dolar, Perusahaan Terpukul, Karyawan Kehilangan Bonus Bertahun-tahun |
|
|---|
| Imbas Ekonomi Global Petani Sawit Kaltim Terjepit, Harga Pupuk Naik dan Ongkos Angkut Melejit |
|
|---|
| Sempat Dikeluhkan Pengusaha, Jalur Logistik Utama Kaltim di Kariangau Balikpapan Akhirnya Berfungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260219_Kepala-DPMPD-Kaltim-Puguh-Harjanto-akan-menaikan-status-3-desa-tertinggal.jpg)