Breaking News
Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Tersisa 3 Desa Tertinggal di Kaltim, Semua Ada di Kutai Barat

Tersisa tiga desa berstatus tertinggal di Kalimantan Timur dan seluruhnya berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
DESA TERTINGGAL - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Puguh Harjanto, menyebut saat ini masih tersisa tiga desa yang berstatus tertinggal. Pihaknya optimis, dengan pembenahan infrastruktur, tahun ini ketiga desa tersebut bisa naik status menjadi berkembang. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 
Ringkasan Berita:

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Tersisa tiga desa berstatus tertinggal di Kalimantan Timur dan seluruhnya berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Dari total 841 desa di Benua Etam, ratusan lainnya telah naik kelas menjadi desa berkembang, maju, hingga mandiri.

Tiga desa yang masih menyandang status tertinggal tersebut adalah Desa Deraya, Tanjung Soke, dan Desa Gerunggung.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kalimantan Timur bergerak melakukan evaluasi langsung ke lapangan.

Baca juga: Pemprov Kaltim Sepakat Naikkan Status 3 Desa Tertinggal di Kubar Jadi Desa Berkembang

"Ya, kita sudah melakukan evaluasi dan juga visitasi terakhir dengan beberapa OPD kemarin di tiga kampung di Bongan," ujar Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, Kamis (19/2/2026).

Menurut Puguh, tiga desa tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kalimantan Timur, khususnya terkait persoalan infrastruktur jalan yang menjadi kendala utama peningkatan status desa.

"Pak Gubernur sangat mendukung tentunya fasilitas aksesibilitas jalan yang akan dibantu oleh provinsi dari KM 88 sampai ke Gerunggung ya, kurang lebih antara 22 sampai 25 kilometer," kata dia.

Pembangunan jalan sepanjang 22 hingga 25 kilometer tersebut direncanakan menggunakan dana APBD Kalimantan Timur, dengan pelaksanaan teknis diserahkan kepada Dinas PUPR, Bappeda, serta BPKAD.

Baca juga: DPMPD Pemrov Kaltim Sebut Masih Ada 4 Desa Tertinggal di Kabupaten Kutai Barat

Selain pembenahan infrastruktur, Pemprov Kaltim juga melakukan pendampingan lintas sektor.

Beberapa OPD turut dilibatkan, mulai dari Dinas Perpustakaan untuk pendirian perpustakaan desa, Dinas ESDM dengan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hingga program digitalisasi desa dari DPMPD.

Upaya komprehensif tersebut diharapkan mampu mendongkrak Indeks Desa Membangun (IDM) di tiga wilayah tersebut.

"Kemungkinan tahun ini kita optimis tiga kampung ini bisa naik statusnya ke desa berkembang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved