Berita Kaltim Terkini
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Pengunjuk Rasa, Bedah Data Gratispol hingga Transparansi Pendidikan
Aksi tersebut menjadi momentum evaluasi satu tahun program Pemerintah Provinsi Kaltim 2026 di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (23/2/2026).
Aksi tersebut menjadi momentum evaluasi satu tahun program Pemerintah Provinsi Kaltim 2026 di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.
Salah satu isu yang disorot mahasiswa adalah program pendidikan gratis atau GratisPol.
Mereka meminta transparansi terkait penerima program, menyusul adanya laporan mahasiswa yang tidak lolos meski dinilai telah memenuhi syarat administrasi.
Baca juga: Hadiri Safari Ramadan, Wabup PPU Kaltim Ajak Masyarakat Perbanyak Ibadah pada 10 Hari Terakhir Puasa
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud turun langsung menemui mahasiswa dan membuka dialog di lokasi aksi.
Ia memulai dengan mengajak mahasiswa melihat data secara objektif.
“Adik-adik semua, ada yang punya data berapa jumlah mahasiswa yang sudah mendapatkan manfaat Beasiswa Kaltim atau GratisPol?” tanya Rudy di hadapan peserta aksi.
Perbandingan Gratispol vs BKT
Dalam pemaparannya, Rudy membandingkan capaian Gratispol dengan program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) pada era Isran Noor dan Hadi Mulyadi.
Berdasarkan data Pemprov Kaltim, program GratisPol 2025 yang baru berjalan setengah tahun anggaran telah menjangkau 24.890 mahasiswa.
Sementara itu, dalam periode 2019–2023, program BKT selama lima tahun menyalurkan Rp1,01 triliun kepada 69.631 mahasiswa.
Rinciannya, BKT Tuntas sebanyak 25.358 penerima dengan anggaran Rp743,6 miliar dan BKT Stimulan sebanyak 44.273 penerima dengan anggaran Rp268,6 miliar.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Kaltim Demo 1 Tahun Kepemimpinan Rudy Masud-Seno Aji, Tuntut Realisasi Gratispol
Untuk tahun 2026, Pemprov Kaltim menargetkan 158.981 mahasiswa menerima bantuan GratisPol dengan total anggaran Rp1,38 triliun.
Terdiri dari 149.307 mahasiswa S1 (Rp1,18 triliun), 7.449 mahasiswa S2–S3 (Rp133,6 miliar), 892 mahasiswa luar Kaltim, 133 mahasiswa luar negeri, serta 1.200 penerima GratisPol khusus.
“Semua mahasiswa Kaltim yang memiliki KTP dan berdomisili minimal tiga tahun berhak mendapatkan bantuan ini,” tegas Rudy.
Ia juga menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan untuk memastikan transparansi.
| Kader Gerindra Kaltim Minta Gubernur Cabut Pernyataan Soal Relasi Keluarga Presiden |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Rudy Mas'ud Siap Hadapi Hak Angket DPRD dan Penemuan Mayat di Sungai Mahakam |
|
|---|
| 5 Daerah dengan Desa Paling Banyak di Kalimantan Timur 2026 |
|
|---|
| 10 Provinsi di Indonesia Paling Banyak Gunakan LPG untuk Memasak, Kalimantan Timur Teratas! |
|
|---|
| Penanganan Longsor Km 28 Batuah Kukar Terus Dikebut, Kualitas Tetap Jadi Prioritas Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260223_Rudy-Masud_3.jpg)