Senin, 13 April 2026

Berita Berau Terkini

DPRD Berau: Dongkrak PAD Lewat Event Wisata, Bukan Naikkan Pajak

DPRD Berau menilai peningkatan PAD sektor pariwisata tak perlu lewat kenaikan pajak.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
OPTIMALKAN POTENSI WISATA - Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. DPRD Berau mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan potensi wisata lewat penyelenggaraan event berskala besar yang mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.(TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Berau menegaskan peningkatan PAD sebaiknya berasal dari naiknya aktivitas wisata, bukan menaikkan pajak dan retribusi.
  • Agenda wisata skala kabupaten hingga internasional dinilai efektif meningkatkan okupansi hotel dan penerimaan daerah.
  • Pembiayaan event bisa melibatkan sektor swasta agar tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau di sektor pariwisata dinilai tidak harus ditempuh melalui kenaikan tarif pajak dan retribusi.

DPRD Berau mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan potensi wisata lewat penyelenggaraan event berskala besar yang mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menekankan bahwa strategi yang perlu diperkuat adalah peningkatan aktivitas ekonomi, bukan membebani masyarakat dengan tarif baru.

Menurutnya, agenda kegiatan atau event di kawasan destinasi wisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Baca juga: DPRD Soroti Potensi Wisata Berau Belum Tergarap Maksimal, Agus Uriansyah: Dua Persen yang Dikenal

Kehadiran event dinilai mampu meningkatkan okupansi hotel, perputaran usaha mikro, hingga berdampak langsung terhadap penerimaan pajak dan retribusi.

“Penyelenggaraan event di kawasan destinasi wisata menjadi langkah efektif untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah tanpa harus membebani masyarakat,” ungkapnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, peningkatan pajak dan retribusi yang diharapkan bukan melalui kenaikan tarif, melainkan dari meningkatnya aktivitas ekonomi akibat tingginya kunjungan wisata.

“Yang perlu ditingkatkan itu optimalisasi penerimaan, bukan menaikkan tarif. Kalau aktivitas wisata meningkat, otomatis retribusi dan pajak juga ikut bertambah,” ujarnya.

Baca juga: 15 Titik Blankspot Ada di Kawasan Wisata Berau

Sumadi menjelaskan, event yang digelar tidak hanya terbatas pada skala kabupaten.

Pemerintah daerah didorong untuk menyasar agenda tingkat provinsi, nasional hingga internasional agar dampak promosi lebih luas sekaligus memperkuat citra Berau sebagai destinasi unggulan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pengembangan pariwisata.

Pembiayaan kegiatan dinilai tidak harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dapat melibatkan perusahaan melalui dukungan kemitraan atau program tanggung jawab sosial.

“Kolaborasi tersebut akan membantu menghadirkan event berkualitas sekaligus mengurangi beban anggaran pemerintah daerah,” bebernya.

Baca juga: Duta Wisata dan Budaya Diminta Masif Promosikan Wisata Berau

Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Dengan infrastruktur yang dinilai memadai, Berau dianggap siap menampung lonjakan wisatawan jika agenda wisata digelar secara rutin.

Sumadi pun berharap pemerintah daerah lebih agresif menyusun strategi pengembangan pariwisata, termasuk memperkuat promosi dan memperbanyak agenda kegiatan yang mampu menarik minat wisatawan.

“Dengan optimalisasi sektor pariwisata, Sumadi optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat sekaligus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Berau,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved