Jumat, 10 April 2026

Berita Bontang Terkini

Satpol PP Bontang Temukan Manipulasi Data Tamu Hotel Saat Ramadan 2026

Satpol PP Kota Bontang menggelar razia gabungan di hotel dan penginapan selama Ramadan 2026.

HO/SATPOL PP BONTANG
RAZIA PENGINAPAN - Dua orang tamu disalah satu penginapan di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, dimintai menunjukkan kartu identitas oleh petugas razia gabungan. Satpol PP Kota Bontang menggelar razia gabungan di hotel dan penginapan selama Ramadan. (HO/SATPOL PP BONTANG) 
Ringkasan Berita:
  • Satpol PP Bontang menemukan perbedaan data tamu hotel, diduga sengaja dimanipulasi oleh pengelola.
  • Seorang tamu perempuan tercatat tidak membawa KTP, tetap dilakukan pendataan oleh petugas.
  • Razia disertai tes urine sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di penginapan.

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Satpol PP Bontang kembali menggelar razia gabungan di sejumlah hotel dan penginapan selama bulan Ramadan 2026, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.

Dalam operasi ini, petugas menemukan dugaan manipulasi data tamu yang dilakukan pengelola.

Plt Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Bontang, Irwan Febrayana, menjelaskan, saat melakukan pemeriksaan di salah satu penginapan di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Api-Api, petugas menemukan perbedaan antara data tamu yang dilaporkan pihak hotel dengan kondisi di lapangan.

Menurut Irwan, resepsionis awalnya melaporkan hanya ada dua tamu yang menginap.

Baca juga: Satpol PP Bontang Temukan 5 Pelajar Nongkrong Malam Hari, Terapkan Program Wajib Belajar

Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada empat kamar yang terisi.

"Dugaannya sengaja memanipulasi data tamu menginap," kata Irwan saat dihubungi Tribunkaltim.co, Selasa (10/3/2026).

Selain ketidaksesuaian data tamu, petugas juga mendapati seorang tamu perempuan yang tidak membawa kartu identitas.

Kepada petugas, ia mengaku datang bersama pasangan suami-istri. Meski demikian, petugas tetap melakukan pendataan.

Baca juga: Hasil Razia Satpol PP Bontang, Jaring Pasangan tak Sah hingga Ada Balita di Kamar Penginapan  

“Untuk pengunjung yang tidak membawa KTP, kami lakukan pendataan dan kami ingatkan agar selalu membawa identitas,” kata Irwan.

Menurut Irwan, pendataan tamu menjadi hal penting untuk memastikan aktivitas di penginapan tetap tertib serta mencegah potensi pelanggaran.

Ia menegaskan pihaknya akan memberikan imbauan kepada pengelola hotel agar lebih disiplin dalam mencatat data setiap tamu yang menginap.

“Kami akan memberikan surat imbauan dan surat pernyataan kepada pemilik hotel agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap tamu serta mencatat setiap pengunjung yang masuk,” tegasnya.
Irwan menilai ketidaksinkronan data sering terjadi karena pergantian petugas resepsionis saat shift kerja.

Baca juga: Satpol PP Bontang Bongkar Paksa Kafe di Area Masjid Terapung Lok Tuan

“Alasan yang sering disampaikan karena ada pergantian shift, sehingga tidak mengetahui secara pasti tamu yang masuk. Ini yang kami minta untuk diperbaiki,” katanya.

Dalam razia tersebut, petugas juga melakukan tes urine terhadap sejumlah tamu hotel.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di tempat penginapan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved