Kamis, 21 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Perusahaan Sawit di PPU Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Program CSR

Dua perusahaan sawit di Penajam Paser Utara menegaskan komitmen keberlanjutan melalui program CSR dan silaturahmi dengan insan pers

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUN KALTIM/Nita Rahayu
TEGASKAN KOMITMEN - Dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yakni PT Waru Kaltim Plantation dan PT Sukses Tani Nusasubur, menegaskan komitmen keberlanjutan sekaligus memperkuat hubungan dengan media melalui kegiatan buka puasa bersama insan pers di Penajam. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 
Ringkasan Berita:
  • PT Waru Kaltim Plantation dan PT Sukses Tani Nusasubur menggelar buka puasa bersama insan pers di PPU.
  • Kegiatan menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan media terkait aktivitas operasional.
  • Perusahaan menjalankan program CSR melalui empat pilar: ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Program CSR perusahaan sawit di Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu bentuk komitmen keberlanjutan sekaligus upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat dan media.

Dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yakni PT Waru Kaltim Plantation (WKP) dan PT Sukses Tani Nusasubur (STN), menegaskan komitmen keberlanjutan melalui kegiatan buka puasa bersama insan pers di Penajam.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara manajemen perusahaan dan para wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pertemuan itu juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi untuk menyampaikan berbagai program yang dijalankan perusahaan di wilayah operasionalnya.

Perwakilan Manajemen Astra Agro Area Kalimantan Timur, Arifin, mengatakan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk terkait aktivitas perusahaan di daerah.

Baca juga: 10 SD Terbaik di PPU versi Puspresnas, Referensi Daftar SPMB 2026!

Menurutnya, hubungan komunikasi yang terbuka antara perusahaan dan media perlu terus dijaga agar informasi yang diterima publik tetap berimbang.

“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat,” ungkapnya, Jumat (13/3/2026).

Arifin menjelaskan bahwa kedua perusahaan memandang aspek keberlanjutan sebagai bagian penting dalam menjalankan kegiatan usaha di sektor perkebunan kelapa sawit.

Selain mengejar kinerja bisnis, perusahaan juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.

Komitmen tersebut dijalankan melalui strategi 3P Roadmap, yang berfokus pada penguatan portofolio usaha, pengembangan sumber daya manusia, serta kontribusi bagi masyarakat.

Baca juga: Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi di PPU Rp70 Ribu Hingga Rp150 Ribu Per Kilogram

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi perusahaan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan perkebunan.

Program CSR Berbasis Empat Pilar

Sementara itu, Asisten Sustainability bidang CSR PT WKP dan PT STN, Zakaria, menjelaskan bahwa berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dirancang untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Program tersebut dijalankan melalui empat pilar utama, yakni Astra Kreatif, Astra Sehat, Astra Cerdas, dan Astra Hijau yang mencakup sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, serta lingkungan.

Di sektor ekonomi, perusahaan melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjalin kemitraan dengan supplier serta kontraktor lokal, hingga membina kelompok tani dan nelayan.

Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan permodalan, penyediaan sarana produksi, serta penguatan manajemen usaha dan pemasaran.

Baca juga: Harga Cabai di PPU Tembus Rp80 Ribu , Disperindag Siapkan Operasi Pasar untuk Stabilkan Harga

Dukungan untuk Kesehatan dan Pendidikan

Pada sektor kesehatan, perusahaan menjalankan program penguatan layanan Posyandu melalui pemberian makanan tambahan bagi balita, pemeriksaan kesehatan bagi lansia, pelatihan kader kesehatan, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.

Sementara di bidang pendidikan, perusahaan memberikan insentif bagi tenaga pengajar, bantuan beasiswa pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan program magang bagi guru, siswa, dan mahasiswa yang berasal dari wilayah sekitar operasional perusahaan.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Penajam Paser Utara.

Perusahaan juga menjalankan sejumlah program di bidang lingkungan, seperti edukasi pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik, penyediaan fasilitas air bersih, serta pembinaan bank sampah di tingkat desa.

Selain itu, kegiatan penghijauan dan restorasi sungai juga menjadi bagian dari program keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.

Baca juga: Sudah Telan Anggaran Rp2 Miliar, Pujasera Pasar Nenang PPU Terancam Mangkrak

Zakaria mengatakan berbagai program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Program TJSL kami dirancang agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved