Berita Samarinda Terkini
Kurang dari 24 Jam, Dua Pembacok di Jalan Gajah Mada Samarinda Diringkus Polisi
Kasus pembacokan yang sempat menggegerkan warga di kawasan Jalan Gajah Mada, Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus pembacokan yang sempat menggegerkan warga di kawasan Jalan Gajah Mada, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur akhirnya mulai menemui titik terang.
Aparat kepolisian berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan bersenjata tajam tersebut.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, mengungkapkan bahwa kedua pelaku masing-masing berinisial KA (35) dan SB alias DB (46).
Keduanya ditangkap tim gabungan di lokasi berbeda pada Kamis 2 April 2026 malam, kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Baca juga: 3 Fakta Pembacokan di UIN Suska Riau, Mahasiswi Terluka: Kronologi hingga Motif Asmara
“Benar, kami telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian,” ujar Hendri Umar kepada TribunKaltim.co.
Peristiwa berdarah itu sebelumnya terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 19.45 Wita di Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Insiden bermula saat dua pelaku datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.
Berdasarkan keterangan saksi, keduanya sempat berteriak meminta korban keluar dari dalam gedung.
Situasi kemudian memanas, adu mulut berubah menjadi aksi kekerasan yang berujung pengeroyokan dan pembacokan.
Ada cekcok di lokasi, lalu berlanjut menjadi tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.
"Ini yang menyebabkan korban mengalami luka cukup serius,” jelasnya.
Aksi brutal tersebut sempat membuat panik warga sekitar, terlebih terjadi di area halaman gedung pada malam hari.
Baca juga: Kasus Pembacokan Saat Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Bontang Kaltim, Kini Pelaku dan Korban Damai
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi juga menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.
Dalam kejadian itu, dua orang menjadi korban, yakni RS dan IS. RS mengalami luka robek serius di bagian kaki dan paha kanan, bahkan luka tembus dari belakang ke depan.
Sementara IS mengalami empat luka robek di bagian kepala serta luka di bahu, lengan, dan pipi kanan.
| Sidang Kasus Penipuan Haji di PN Samarinda, Kuasa Hukum Billy Limpo Ungkap Kejanggalan Dakwaan |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Yakin Pengalaman Sekda Baru Bisa Jawab Tantangan Fiskal |
|
|---|
| Hamas dan Andi Satya Masuk Radar Pilkada Samarinda, Golkar: Ketua DPD Harus Siap Bertarung |
|
|---|
| Disdikbud Kaltim Usulkan Sekolah Garuda Tambahan, Belajar dari Kesuksesan SMA 10 Samarinda |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Cermati Status Kebijakan WFH, Andi Harun: Wajib Diikuti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260403_Kasus-Pembacokan-di-Jalan-Gajah-Mada-Samarinda.jpg)