Jumat, 24 April 2026

Berita Kaltim Terkini

POPULER KALTIM: Rudy Mas'ud Siap Hadapi Hak Angket DPRD dan Penemuan Mayat di Sungai Mahakam

Berita populer di Kaltim dalam 24 jam terakhir, Jumat (24/4/2026), Rudy Mas'ud siap hadapi hak angket dan Polda ungkap dugaan korupsi di Balikpapan.

Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
POPULER KALTIM: Rudy Mas'ud Siap Hadapi Hak Angket DPRD dan Penemuan Mayat di Sungai Mahakam - 20260424_Gubernur-Kaltim-Rudy-Masud-menjelaskan-alasan-tak-menemui-massa-aksi-di-Samarinda.jpg
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
TAK TEMUI MASSA - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud saat bincang-bincang santai bersama awak media di Hotel Claro Pandurata Samarinda (Eks Hotel Atlet), Kamis (23/4/2026) malam. Rudy Masud menjelasakan alasan keamanan menjadi pertimbangan dirinya tidak menemui massa aksi. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS)
POPULER KALTIM: Rudy Mas'ud Siap Hadapi Hak Angket DPRD dan Penemuan Mayat di Sungai Mahakam - 20260423-Polda-Kaltim.jpg
TRIBUNKALTIM.CO/Dwi Ardianto
KASUS BLKI BALIKPAPAN -   Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim, Kamis (23/4/2026). Mereka mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja operasi pada pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja di UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan tahun anggaran 2023–2024. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) ‎
POPULER KALTIM: Rudy Mas'ud Siap Hadapi Hak Angket DPRD dan Penemuan Mayat di Sungai Mahakam - 20260423_Jasa-Mengapung.jpg
Instagram Samarinda.reels
JASAD MENGAPUNG SAMARINDA - Video jasad mengapung di Sungai Mahakam Samarinda viral di media sosial, warga heboh dan tunggu identitas korban.

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Rudy Mas'ud siap hadapi hak angket jika digulirkan DPRD Kaltim.
  • Polda Kaltim ungkap dugaan korupsi BLKI Balikpapan, sita uang lebih Rp1 miliar.
  • Viral! Jasad mengapung di Sungai Mahakam Samarinda bikin heboh.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa artikel mengenai peristiwa atau informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur menjadi berita populer dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Jumat (24/4/2026).

Berikut tiga berita paling populer di Kalimantan Timur:

1. Gubernur Rudy Mas'ud Siap Hadapi Hak Angket Jika Digulirkan DPRD Kaltim

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, merespons hangatnya isu wacana pengguliran hak angket oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim. 

Isu ini mencuat setelah tujuh fraksi di Karang Paci menandatangani pakta integritas dari Aliansi Rakyat Kaltim menyusul aksi demonstrasi pada Selasa (21/4/2026) lalu.

Salah satu poin dalam pakta integritas tersebut memuat desakan agar DPRD menggunakan hak angket untuk mengevaluasi sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim. 

Baca juga: POPULER KALTIM: Demo 21 April 2026 Sempat Memanas dan 7 Fraksi DPRD Sepakat Usulan Massa Aksi

Menanggapi hal itu, Rudy Mas'ud menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan penjelasan jika mekanisme politik itu benar-benar berjalan di legislatif.

"Kami siap untuk memaparkan sesuai dengan aturan. Tentu kita membuka data semuanya, di dalam kita melaksanakan, mengesahkan APBD, itu tidak bisa disahkan kalau DPRD itu tidak setuju," tegas Rudy dalam kegiatan bincang-bincang santai bersama awak media di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Kamis (23/4/2026) malam.

Mantan legislator Senayan ini juga membedah aturan main mengenai hak angket, interpelasi, hingga hak menyatakan pendapat. 

Rudy menjelaskan bahwa berdasarkan UUD 1945 Pasal 20, fungsi pengawasan memang melekat pada dewan, selain fungsi legislasi dan penganggaran.

Menurutnya, instrumen seperti hak angket maupun interpelasi merupakan hal yang lumrah untuk mempertanyakan kebijakan pemerintah. 

Baginya, pembagian peran antara eksekutif dan legislatif merupakan bagian dari keseimbangan kekuasaan atau trias politica yang harus dihormati.

"Di dalam demokrasi kita, itu adalah memang hak yang diberikan kepada DPRD selaku legislatif. Jadi di sini yang disebut namanya trias politica," sebutnya.

Rudy menambahkan bahwa setiap langkah yang diambil dewan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, memiliki regulasi yang jelas. 

Ia menilai dialog antara legislatif dan eksekutif melalui hak-hak tersebut adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat demi transparansi kebijakan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved