Jumat, 8 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

WFH Samarinda Hemat 1.178 Liter BBM, Tekan Biaya Rp18 Juta Sehari

WFH Samarinda terbukti hemat energi dan biaya, tanpa menurunkan kinerja ASN

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Sintya Alfatika Sari
MONITORING WFH SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun memantau pelaksanaan WFH melalui dashboard monitoring di Diskominfo Samarinda, Jumat (24/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

Ringkasan Berita:
  • WFH Samarinda mampu menghemat BBM hingga 1.178 liter per hari.
  • Total efisiensi biaya mencapai Rp18 juta dalam satu hari pelaksanaan.
  • Produktivitas ASN tetap terjaga melalui sistem monitoring digital.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebijakan Work From Home (WFH) dengan komposisi 50 persen ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tak sekadar mengubah pola kerja, tetapi mulai menjelma sebagai “mesin penghemat” baru yang berdampak langsung pada energi, anggaran, dan lingkungan.

Di balik kebijakan yang dijalankan setiap Jumat ini, Pemkot tidak hanya berbicara soal kepatuhan terhadap instruksi pusat, tetapi juga menghadirkan ukuran nyata yaitu berapa liter BBM yang dihemat, berapa rupiah yang ditekan, hingga seberapa besar emisi yang berhasil dikurangi.

Walikota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa seluruh dampak kebijakan ini diukur secara sistematis melalui dashboard monitoring yang dikembangkan pemerintah kota.

UJI WFH ASN - Wali Kota Samarinda Andi Harun menguji respons ASN melalui panggilan telepon dan video call WhatsApp saat pelaksanaan WFH, Jumat (24/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI)
WFH ASN - Walikota Samarinda Andi Harun menguji respons ASN melalui panggilan telepon dan video call WhatsApp saat pelaksanaan WFH, Jumat (24/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI)

“Penghematan BBM-nya, kurang lebih 1100 liter per hari satu kali WFH, penurunan emisinya juga, kemudian penghematan listriknya, kemudian airnya,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Efisiensi Energi dan Biaya

Pada pekan kedua pelaksanaan, angka efisiensi mulai terlihat semakin konkret. Dalam satu hari WFH, tercatat penghematan BBM sebesar 1.178,85 liter.

Baca juga: WFH Samarinda Capai Kepatuhan 99 Persen, Hemat BBM dan Turunkan Emisi

Jika diterjemahkan dalam konteks sederhana, angka tersebut setara dengan sekitar 83 kali perjalanan pulang-pergi Samarinda-Balikpapan menggunakan mobil pribadi.

Tak berhenti di situ, efisiensi juga tercermin dalam nilai ekonomi.

Total penghematan mencapai Rp18.136.359 dalam satu hari, yang berasal dari BBM sebesar Rp13.586.603, listrik Rp4.227.606, dan air Rp322.150.

Angka ini bahkan bisa disandingkan dengan kebutuhan riil masyarakat, setara pembiayaan operasional sekitar 8 siswa SD negeri atau 6 siswa SMP negeri selama satu tahun.

Dampak Lingkungan yang Signifikan

Dari sisi lingkungan, dampaknya tak kalah signifikan.

Baca juga: Viral! Detik-detik Evakuasi Ular Piton Besar di Samarinda, Sembunyi di Bawah Kios Buah

Pengurangan emisi mencapai 4.733,79 kilogram CO2e yang setara dengan daya serap sekitar 217 pohon dewasa dalam setahun.

Skema 50 persen WFH menjadi kunci utama capaian ini.

Dengan separuh pegawai tidak melakukan perjalanan ke kantor, konsumsi BBM dari kendaraan dinas maupun pribadi otomatis menurun drastis, sekaligus mengurangi beban lalu lintas dan polusi udara.

Produktivitas Tetap Terjaga

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved