Selasa, 12 Mei 2026

Perampokan di Samarinda

Perampokan Bermodus Kurir Paket di Samarinda, Polisi Ungkap Cara Korban Selamatkan Diri Usai Disekap

Perampokan bermodus kurir paket di Samarinda, polisi ungkap cara korban selamatkan diri setelah disekap, Senin (11/5/2026).

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Mohammad Fairoussaniy
PERAMPOKAN DI SAMARINDA - Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Baihaki saat rilis terkait kasus perampokan. Kapolsek didampingi jajaran perwira Polresta Samarinda, Kasat Reskrim, Kasi Humas hingga Kanit Pamapta, Senin (11/5/2026) di Mako Polsek, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda. Perampokan bermodus kurir paket di Samarinda, polisi ungkap cara korban selamatkan diri setelah disekap, Senin (11/5/2026).(Tribunkaltim.co/ Mohammad Fairoussaniy) 

Ringkasan Berita:
  • Polisi ungkap perampokan bermodus kurir paket di Samarinda dengan empat tersangka ditangkap.
  • Korban disekap dan dipaksa menyerahkan uang serta barang berharga senilai Rp30 juta.
  • Motif perampokan diduga terkait utang antara pelaku dan korban, dengan ancaman hukuman minimal 12 tahun penjara bagi para tersangka.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polisi berhasil mengungkap kasus perampokan dengan modus menyamar sebagai kurir paket di Jalan KH Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda,  Provinsi Kalimantan Timur.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.30 Wita dan membuat geger warga setempat.

Kapolsek Samarinda Seberang, AKP Achmad Baihaki, menjelaskan bahwa empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Perampokan Bermodus Kurir di Samarinda, Korban dan Anak Dilakban Saat Salat Ashar

Aksi perampokan dilakukan di rumah Syamsuddin (58) saat korban tengah melaksanakan salat Ashar.

“Korban diancam jangan bergerak, kemudian tangan dan mulutnya langsung dilakban,” kata Baihaki dalam konferensi pers, Senin (11/5/2026).

Perampokan Bermodus Kurir Paket di Samarinda

1. Pancing korban keluar dengan menyamar kurir paket

Aksi perampokan dirancang cukup rapi, para pelaku berbagi peran.

Pelaku berinisial RD (42) menyamar sebagai kurir paket untuk memancing penghuni rumah keluar.

"Saat anak korban keluar untuk mengambil paket, pelaku langsung menodongkan senjata menyerupai pistol," terang AKP Achmad Baihaki saat rilis kasus di Markas Polsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Senin (11/5/2026), didampingi jajaran perwira Polresta Samarinda, Kasat Reskrim, Kasi Humas hingga Kanit Pamapta.

2. Anak korban diseret 

Kapolsek Samarinda menyebut selanjutnya anak korban yang tak berdaya langsung diseret ke dalam rumah.

Dalam kondisi lemah, tangan, kaki, hingga mulut sang anak dilakban oleh para pelaku.

Baca juga: Tampang 4 Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru, Eks Menantu Jadi Dalang Utama

3. Pelaku tembak plafon rumah

Syamsuddin yang baru saja menyelesaikan salat Ashar dikejutkan dengan kehadiran tiga pria bermasker di dalam rumahnya.

Awalnya, ia mengira orang-orang tersebut adalah rekan anaknya yang sedang bercanda.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved