Berita Kukar Terkini
3 Daerah di Kukar Wakili Program Desa Cantik 2026, Mengarah ke Mandiri dan Berkualitas
Pemkab terus mendorong penguatan tata kelola desa berbasis data melalui program Desa Cinta Statistik
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Budi Susilo
Ia mencontohkan, perubahan kondisi kawasan kumuh di Desa Loa Kulu Kota yang dinilai menjadi bukti implementasi data berjalan efektif.
Baca juga: Kelurahan Gunung Samarinda Baru Jadi Pilot Project Program Desa Cinta Statistik di Balikpapan
“Tadi disampaikan kawasan kumuh di Loa Kulu Kota awalnya sekitar 10 hektare, sekarang tinggal 1 hektare,” katanya.
Ia menilai, capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan data di tingkat desa mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Karena itu, Pemkab Kukar optimistis tiga desa yang ditunjuk dapat bersaing dalam program Desa Cantik Tahun 2026.
Selain itu, Aulia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur dan BPS Kukar yang telah memberikan kepercayaan kepada tiga desa tersebut untuk mengikuti program nasional itu.
“Kami bangga memiliki kepala desa yang memahami data, bekerja menggunakan data, dan mampu mengimplementasikannya,” ucapnya.
Bupati Aulia menjelaskan, prestasi Kukar dalam program Desa Cantik terus mengalami peningkatan.
Pada tahun 2024, Kukar hanya meraih juara tingkat provinsi, sedangkan pada 2025 salah satu desa dari Kukar berhasil masuk peringkat enam nasional melalui Desa Batuah.
“Di tahun 2024 kita hanya juara di tingkat provinsi. Di tahun 2025 kita sudah bisa juara di tingkat nasional, juara ke-6 Desa Batuah. Nah, kita berharap di lomba kali ini bisa lebih tinggi lagi, masuk tiga besar bahkan menjadi juara satu tingkat nasional,” katanya optimistis.
Pemkab Kukar, lanjut dia, akan memberikan dukungan penuh selama proses penilaian berlangsung.
Dukungan itu mencakup koordinasi lintas perangkat daerah, pendampingan, hingga penguatan kapasitas desa agar mampu menampilkan kualitas terbaiknya.
Aulia menegaskan pemerintah daerah ingin seluruh capaian yang dipresentasikan nantinya benar-benar berasal dari implementasi di lapangan, bukan sekadar administrasi.
“Pengelolaan data yang baik harus berdampak langsung terhadap pembangunan dan dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (*)
| Wagub Kaltim Seno Aji Soroti Pembatasan Batu Bara, Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif dan Kualitas SDM |
|
|---|
| BBPJN Kaltim Rawat Drainase Loa Janan–Kota Bangun, Cegah Kerusakan Aspal |
|
|---|
| Seru! Anak TK di Kukar Belajar Profesi TNI di Yonarmed 22 Jembayan, Lihat Langsung Alutsista Canggih |
|
|---|
| Bupati Kukar Aulia Rahman Minta Polemik Raperda Pesantren tak Digoreng jadi Kegaduhan Politik |
|
|---|
| Hendra Resmi Pimpin Karang Taruna Kaltim, Targetkan Organisasi Kembali Aktif dan Berdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260513_Desa-Cantik-di-Kukar-2026.jpg)