Berita Kaltim Terkini
Digempur Era Digital, SPS Kaltim Ambil Posisi jadi Pers Profesional, Beda Kelas dengan Media Sosial
Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik menjadi satu-satunya jalan agar media tetap relevan dan mampu bersaing
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
“Kita berharap kita saling berkolaborasi. Ada SPS, ada AMSI, ada SMSI, dan organisasi-organisasi media lainnya. Tidak ada lagi cara-cara untuk saling menjatuhkan,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi seluruh perusahaan media saat ini sama, sehingga solusinya pun harus dicari bersama.
“Ini era kita untuk saling menguatkan, bersinergi, karena problem yang kita hadapi saat ini adalah sama,” pungkasnya.
Mengusung tema “Media Berkelanjutan: Membangun Ekosistem Pers yang Profesional dan Independen di Kalimantan Timur”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers di Benua Etam untuk memperkuat profesionalisme dan menjaga keberlanjutan industri media.
Baca juga: Kisah Perempuan Balikpapan, Pagi jadi Pustakawan Poltekba, Merajut Novel di Ujung Malam
Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers, Januar P. Ruswita, menyebut pengukuhan ini sebagai tonggak awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa SPS Kaltim semakin solid dan adaptif.
“Pengukuhan ini merupakan tonggak penting yang menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam organisasi SPS Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dalam kepengurusan periode 2025-2029, Ajid Kurniawan resmi dipercaya sebagai Ketua SPS Kaltim. Ia didampingi Sumarsono sebagai Sekretaris dan Supriyono sebagai Bendahara.
Struktur organisasi juga diperkuat sejumlah bidang strategis, mulai dari keanggotaan, pendidikan, advokasi, digitalisasi media, kemitraan, hingga pengawasan etika dan standar jurnalistik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260519_Pers-Profesional-di-Kalimantan-Timur.jpg)