Rabu, 10 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Jadwal Mati Air di Samarinda Hari Ini 10 Juni 2026, Daftar Daerah Terdampak dan Estimasi Waktunya

Berikut daftar daerah di Samarinda, Kalimantan Timur yang mati air hari ini, Rabu 10 Juni 2026.

Tayang:
Instagram/perumdatirtakencana
MATI AIR - Pengumuman resmi mati air di Samarinda untu 10 Juni 2026. Dalam pengumuman resminya, PERUMDA Tirta Kencana Samarinda mengumumkan akan melakukan pekerjaan Pengurasan Bak Sedimentasi dan Reservoir IPA Pampang serta perbaikan kebocoran pipa steel DN 500 mm yang berlokasi di Jalan Cendana depan Komplek Perumda Tirta Kencana. 

Dalam sistem distribusi air minum, pipa berdiameter besar seperti ini biasanya berfungsi sebagai jalur utama yang mengalirkan air dari fasilitas produksi menuju berbagai wilayah pelayanan.

Karena kapasitasnya yang besar, kebocoran pada pipa jenis ini dapat memengaruhi debit distribusi air ke sejumlah kawasan sekaligus.

Debit distribusi sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan volume atau jumlah aliran air yang mengalir dalam periode waktu tertentu.

Ketika terjadi kebocoran pada pipa utama, sebagian air yang seharusnya didistribusikan ke pelanggan akan keluar melalui titik kebocoran sehingga pasokan ke jaringan pelayanan dapat berkurang.

Sejumlah Kawasan Berpotensi Mengalami Penurunan Debit Distribusi

Berdasarkan informasi yang disampaikan Perumdam Tirta Kencana, pekerjaan perbaikan kebocoran pipa steel DN 500 mm berpotensi menyebabkan penurunan debit distribusi air pada beberapa wilayah pelayanan.

Daerah yang disebut berpotensi terdampak meliputi Jalan Pangeran Antasari, khususnya sebagian kawasan yang berada dalam jaringan distribusi terkait.

Selain itu, sebagian wilayah Jalan Ir. H. Juanda juga diperkirakan mengalami gangguan distribusi selama proses pengerjaan berlangsung.

Perumdam juga menyebut pelayanan booster Siradj Salman sebagai salah satu area yang berpotensi terdampak.

Booster dalam sistem distribusi air merupakan fasilitas pompa yang digunakan untuk meningkatkan tekanan air agar dapat menjangkau wilayah tertentu, terutama kawasan yang memiliki elevasi lebih tinggi atau berada cukup jauh dari sumber distribusi utama.

Wilayah lain yang masuk dalam daftar terdampak adalah kawasan Perumahan Grand Mahakam serta jaringan pelayanan Booster Pembangunan.

Meski tidak seluruh pelanggan di wilayah tersebut mengalami kondisi yang sama, masyarakat diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya penurunan tekanan air maupun gangguan aliran selama proses perbaikan berlangsung.

Perumdam Buka Layanan Informasi dan Pengaduan

Untuk membantu pelanggan memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi distribusi air maupun perkembangan pekerjaan di lapangan, Perumdam Tirta Kencana membuka layanan informasi dan pengaduan.

Dalam pengumuman resminya, perusahaan menyampaikan:

"Informasi dan Pengaduan silakan Hubungi Contact Center PERUMDA Tirta Kencana."

Pelanggan dapat menghubungi Contact Center melalui nomor telepon 0541-2088100.

Selain itu tersedia pula layanan WhatsApp di nomor 0811-553-536.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved