Berita Samarinda Terkini
Cuma Rp1.000 Sehari, Ini Hitung-hitungan Hemat Parkir Berlangganan di Samarinda
Program parkir berlangganan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, menawarkan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan parkir konvensional.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Namun demikian, Dishub Samarinda mengakui kondisi ekonomi masyarakat saat ini turut memengaruhi capaian program tersebut.
Baca juga: Berantas Jukir Liar, Dishub Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan
Menurut Manalu, tingginya biaya hidup dan harga bahan bakar membuat banyak warga memilih berhemat dalam penggunaan kendaraan.
Akibatnya, aktivitas kendaraan di jalan dinilai tidak seramai sebelumnya sehingga berdampak pada potensi penerimaan sektor parkir.
"Nah itu kan jadi pertimbangan juga kita nanti untuk mungkin kita lakukan evaluasi lah terkait dengan target itu," katanya.
Untuk meningkatkan jumlah peserta, Pemerintah Kota Samarinda telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur pemberian potongan harga bagi kendaraan dalam satu keluarga.
Dalam skema promo tersebut, kendaraan pertama tetap dikenakan tarif normal, yakni Rp400.000 per tahun untuk sepeda motor dan Rp1 juta per tahun untuk mobil.
Baca juga: 3 Alasan Program Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Sepi Peminat, Ada Diskon 50 Persen
Sementara kendaraan kedua dan ketiga mendapatkan diskon hingga 50 persen.
Artinya, motor kedua dan ketiga cukup membayar Rp200.000 per tahun, sedangkan mobil kedua hanya dikenakan biaya Rp500.000 per tahun.
"Jadi 50 persen, 50 persen promonya," jelasnya.
Selain memberikan potongan harga, Dishub Samarinda juga aktif membuka gerai pendaftaran di berbagai kegiatan publik seperti Pedas Puas, Car Free Night (CFN), hingga Car Free Day (CFD).
Baca juga: MTI Kaltim Tolak Parkir Berlangganan di Samarinda, Pajak Berlapis dan Bebani Rakyat
Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan program parkir berlangganan sehingga retribusi parkir tepi jalan dapat masuk langsung ke kas daerah dan digunakan untuk mendukung pembangunan Kota Samarinda.
"Sekali lagi masyarakat kota Samarinda kita ajak untuk parkir berlangganan supaya uang yang masuk atau uang yang diberikan masyarakat terkait dengan retribusi parkir tepi jalan itu betul-betul masuk ke kas daerah dan untuk pembangunan kota Samarinda," pungkasnya. (*)
| Wartawan Legend Bedapatan ke-4 di Samarinda, Gelar Haul untuk 120 Jurnalis yang Telah Tiada |
|
|---|
| Waketum DPP AMPI Bedah Kebijakan Reformasi Tata Kelola Energi di Samarinda |
|
|---|
| Mahasiswi di Samarinda jadi Korban Penembakan, Pelaku Diringkus Kurang dari 4 Jam |
|
|---|
| Konvensi Media Siber di Samarinda Bahas Tantangan Etika dan Literasi |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Siapkan Mitigasi Efisiensi Anggaran Hadapi Pelemahan Rupiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250907_Penerapan-sistem-parkir-berlangganan-di-Samarinda.jpg)