Berita Samarinda Terkini
PHK Tambang Batu Bara Meningkat, DPRD Samarinda Usulkan Tiga Solusi untuk Pekerja
DPRD Samarinda mendorong tiga langkah konkret untuk membantu eks pekerja tambang yang terdampak PHK tahun ini
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tambang batu bara yang terjadi sepanjang tahun ini menyita perhatian banyak kalangan.
Apalagi, Kalimantan Timur selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara atau "emas hitam" terbesar di Indonesia.
Salah satu penyebab utama dari PHK ini adalah kebijakan pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.
Imbasnya, tidak sedikit pekerja yang terpaksa harus menanggalkan seragam kerjanya lebih cepat dari yang direncanakan.
Di Samarinda sendiri, sektor tambang batu bara selama ini menjadi salah satu tumpuan hidup sebagian warga. Tak sedikit dari mereka yang menggantungkan nafkah di industri ini.
Baca juga: Prediksi Piala Dunia Timnas Argentina vs Aljazair, RedDevils Samarinda Jagokan La Albiceleste Menang
Kondisi itu pun mendapat perhatian dari Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, yang menilai pemerintah kota perlu segera turun tangan dengan menyiapkan langkah-langkah untuk menangani hal ini.
"Nah, ini yang jadi PR kita yang kemudian harus segera kita selesaikan," katanya, Selasa (16/6/2026).
Job Fair Jadi Solusi Jangka Pendek
Ismail merinci, ada tiga langkah yang dapat dilakukan. Yang pertama adalah menggencarkan penyelenggaraan job fair.
Melalui kegiatan tersebut, para pencari kerja bisa langsung terhubung dengan perusahaan-perusahaan yang masih membuka kebutuhan tenaga kerja, menjadi pintu masuk paling cepat bagi eks pekerja tambang untuk kembali produktif.
Menurutnya, bursa kerja yang digelar secara berkala dapat membantu mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha yang masih membutuhkan tenaga kerja di berbagai sektor.
Baca juga: Sidang MK UU APBN 2026, Saksi Ungkap Program MBG Picu Gelombang PHK Massal Guru PPPK
Selain membuka peluang kerja baru, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana bagi pencari kerja untuk mengetahui kebutuhan kompetensi yang saat ini dibutuhkan pasar tenaga kerja.
Tingkatkan Keterampilan Pekerja
Langkah kedua yang ia soroti adalah pengembangan keterampilan. Para pekerja tambang yang dirumahkan, kata Ismail, selama ini kerap hanya menguasai keahlian di bidang pertambangan.
Padahal, dengan pelatihan yang tepat, mereka sejatinya bisa mengembangkan kecakapan lain yang bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha maupun beralih ke sektor pekerjaan yang berbeda.
| Progres Sertifikat Laik Fungsi Terhambat, DPRD Samarinda Desak Akselerasi Izin Terowongan |
|
|---|
| 100 Siswa SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda Belajar Kepemimpinan Langsung dari Pangdam Mulawarman |
|
|---|
| BBM Naik, Sri Puji Astuti Soroti Penurunan Daya Beli Masyarakat Samarinda |
|
|---|
| Jadwal Mati Air di Samarinda 17 Juni 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak |
|
|---|
| Sambut 1 Muharram 1448 H, Wakil Walikota Samarinda Ajak Warga Doakan Kemajuan Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260616_DPRD-Samarinda-Ismail-Latisi.jpg)