Selasa, 16 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

PHK Tambang Batu Bara Meningkat, DPRD Samarinda Usulkan Tiga Solusi untuk Pekerja

DPRD Samarinda mendorong tiga langkah konkret untuk membantu eks pekerja tambang yang terdampak PHK tahun ini

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Raynaldi Paskalis
SOLUSI PHK TAMBANG - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menyampaikan tiga langkah yang dapat dilakukan untuk membantu pekerja terdampak PHK sektor tambang batu bara, mulai dari penyelenggaraan job fair, pelatihan keterampilan, hingga dukungan permodalan usaha. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

 

Ringkasan Berita:
  • Gelombang PHK di sektor tambang batu bara terjadi akibat pemangkasan kuota produksi RKAB.
  • DPRD Samarinda mengusulkan job fair, pelatihan keterampilan, dan pinjaman tanpa bunga.
  • Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah meningkatnya masalah sosial dan pengangguran.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tambang batu bara yang terjadi sepanjang tahun ini menyita perhatian banyak kalangan.

Apalagi, Kalimantan Timur selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara atau "emas hitam" terbesar di Indonesia.

Salah satu penyebab utama dari PHK ini adalah kebijakan pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.

Imbasnya, tidak sedikit pekerja yang terpaksa harus menanggalkan seragam kerjanya lebih cepat dari yang direncanakan.

Di Samarinda sendiri, sektor tambang batu bara selama ini menjadi salah satu tumpuan hidup sebagian warga. Tak sedikit dari mereka yang menggantungkan nafkah di industri ini.

Baca juga: Prediksi Piala Dunia Timnas Argentina vs Aljazair, RedDevils Samarinda Jagokan La Albiceleste Menang

Kondisi itu pun mendapat perhatian dari Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, yang menilai pemerintah kota perlu segera turun tangan dengan menyiapkan langkah-langkah untuk menangani hal ini.

"Nah, ini yang jadi PR kita yang kemudian harus segera kita selesaikan," katanya, Selasa (16/6/2026).

Job Fair Jadi Solusi Jangka Pendek

Ismail merinci, ada tiga langkah yang dapat dilakukan. Yang pertama adalah menggencarkan penyelenggaraan job fair.

Melalui kegiatan tersebut, para pencari kerja bisa langsung terhubung dengan perusahaan-perusahaan yang masih membuka kebutuhan tenaga kerja, menjadi pintu masuk paling cepat bagi eks pekerja tambang untuk kembali produktif.

Menurutnya, bursa kerja yang digelar secara berkala dapat membantu mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha yang masih membutuhkan tenaga kerja di berbagai sektor.

Baca juga: Sidang MK UU APBN 2026, Saksi Ungkap Program MBG Picu Gelombang PHK Massal Guru PPPK

Selain membuka peluang kerja baru, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana bagi pencari kerja untuk mengetahui kebutuhan kompetensi yang saat ini dibutuhkan pasar tenaga kerja.

Tingkatkan Keterampilan Pekerja

Langkah kedua yang ia soroti adalah pengembangan keterampilan. Para pekerja tambang yang dirumahkan, kata Ismail, selama ini kerap hanya menguasai keahlian di bidang pertambangan.

Padahal, dengan pelatihan yang tepat, mereka sejatinya bisa mengembangkan kecakapan lain yang bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha maupun beralih ke sektor pekerjaan yang berbeda.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved