TribunKaltim/

Astaga, Satu Warung Makan Simpan 50 Tabung Elpiji Melon

Dari pengakuan pemilik, rumah makan tersebut dapat pasokan 15 tabung setiap hari. Ini juga sangat memengaruhi kuota

Astaga, Satu Warung Makan Simpan 50 Tabung Elpiji Melon
Tribun Kaltim/Rafan A Dwinanto
Komisi II DPRD Samarinda memantau stok LPG di Pangkalan Cendana 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi II, DPRD Samarinda menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Pangkalan LPG Cendana, dan beberapa rumah makan, Selasa (12/9/2017).

Sidak ini digelar menindaklanjuti kelangkaan LPG yang terjadi di Kota Tepian, beberapa pekan terakhir.

Baca: Bentrokan Fisik Mahasiswa dan Polisi, Kapolres: Polwan Didorong Sampai Dipegang

 Dari hasil sidak tersebut, Komisi II berkesimpulan, distribusi LPG dari Pertamina hingga menuju pangkalan tidak mengalami kendala atau pengurangan.

"Persoalannya terjadi di sistem distribusi pengecer, yang sering melakukan penimbunan, mempermainkan kuota, hingga mempermainkan harga," kata Sekretaris Komisi II, Sarwono, usai sidak.

Baca: Ini Kebijakan Baru Pemprov Terkait Penyelamatan Lahan Karbon dari Perkebunan Kelapa Sawit

DPRD juga mendapati rumah makan yang menggunakan LPG 3 kg, untuk menjalankan bisnisnya. Tak tanggung-tanggung, ada rumah makan yang menyimpan hingga 50 tabung LPG Melon.

 "Dari pengakuan pemilik, rumah makan tersebut dapat pasokan 15 tabung setiap hari. Ini juga sangat memengaruhi kuota. Padahal, masyarakat hanya boleh beli satu tabung," ungkap Sarwono.

Baca: Kabar Duka, Istri Mantan Wapres, Hamzah Haz Meningal Dunia

Dalam sidak kali ini, Komisi II juga berkunjung dan meminta penjelasan ke Pertamina. Dari Pertamina, Komisi II mendapatkan gambaran alur, berikut kuota LPG 3 Kg untuk Samarinda. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help