TribunKaltim/

Pasang Plat KT di Mobilnya, Pengusaha Ini Sebut Beberapa Keuntungan

Pengusaha asal Kota Balikpapan, Roy Nirwan, pemilik mobil mewah merk Maserati menilai nomor kendaraan Kaltim (KT) lebih menguntungkan

Pasang Plat KT di Mobilnya, Pengusaha Ini Sebut Beberapa Keuntungan
Tribun Kaltim/Gilbertus Rosok
Pengusaha yang juga Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan (kiri) membuka kejuaraan Bulu Tangkis Walikota Open 2015. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pengusaha asal Kota Balikpapan, Roy Nirwan, pemilik mobil mewah merk Maserati menilai nomor kendaraan Kaltim (KT) lebih menguntungkan daripada memakai plat nomor kendaraan dari luar.

Dia membeli mobil mewah sejak empat tahun lalu. Harga mobil jenis ini dianggap mewah, mencapai miliaran. Harga terbaru saja, mobil buatan Italia ini berkisar Rp 2 miliar.

"Saya punya mobil Maserati saja, tidak punya Ferari. Mobil saya sudah pakai plat KT," tuturnya kepada Tribun melalui sambungan telepon seluler dan WhatsApp, Selasa (19/9).

Baca: Banyak Pemilik Mobil di Kaltim Pilih Pakai Plat B, Ternyata Alasannya Ini

Roy mengungkapkan, plat kendaraan KT sejak awal dibeli. Begitu kendaraan berada dalam penguasaan penuh, nomor kendaraannya diganti KT, bukan daerah lain. Banyak keuntungan mobil berplat KT.

Saat pengurusan izin dan prosedur tidak terlalu ribet, tidak terkena biaya lainnya, tidak harus memusingkan pembayaran di luar daerah. "Begitu beli langsung KT. Mobil saya semuanya pakai KT," katanya.

Baca: Raker DKB Putusan Program Kerja 2018, Siap Kembali Gelar Kampung Seni

Selain itu, tambah Roy, menggunakan plat KT ibaratnya turut menyumbang pendapatan asli daerah Kaltim. "Kalau plat KT berarti kita bayar pajaknya untuk daerah kita. Tidak bayar pajak ke luar daerah," ujarnya singkat, menutup pembicaraan.

Roy dikenal sebagai pengusaha ternama di Balikpapan juga sebagai petinggi KONI. Mengawali wirausahanya, Roy melakukan bisnis bidang supplier bidang minyak dan gas. Merintis usaha sejak usia 22 tahun atau sekitar 1985. Roy kini telah dianggap sebagai pengusaha sukses, mampu memimpin PT Balikpapan Ready Mix.

Sisi lain, Rani Neysa, Executive Secretary dan Public Relation Hotel Grand Tjokro Balikpapan, mengungkapkan hal sama. Ada dua kendaraan dari luar daerah Kaltim, mobil Toyota Hiace masih berplat AD dan mobil Avanza berplat B. "Sekarang sedang diurus ke Samsat. Kami akan ubah ke KT," tuturnya.

Baca: Sekali Ngebom Nelayan Ini Bisa Dapat 500 kg Ikan

Menurut dia, manajemen hotel merasa rugi kalau masih menggunakan plat kendaraan dari luar daerah, karena harus membayar pajak di daerah asal. Seandainya kalau sudah berplat KT maka hanya bayar di Kaltim saja, bisa lebih efisen.

Dia merasa setuju, semua mobil operasional Hotel Grand Tjokro menggunakan plat KT, selain bisa lebih efisen juga memberi sumbangsih bagi daerah, bisa mendapat pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan.

"Sekarang daerah kita lagi butuh banyak pendapatan. Lagi defisit dipotong dari pusat, saatnya yang tepat kita tingkatkan dari daerah sendiri, yang kita miliki," tegas Neysa. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help