TribunKaltim/

Mau Banjir Atau Panas, MTQ Tetap Dilaksanakan di Kenohan

Semula ajang MTQ digelar pada Mei 2017, namun karena terjadi banjir besar maka pelaksanaannya ditunda.

Mau Banjir Atau Panas, MTQ Tetap Dilaksanakan di Kenohan
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Plt Bupati Kukar Edi Damansyah melantik tim pengawas dan verifikasi pelaksanaan MTQ ke-39 di Pendopo Wakil Bupati, Rabu (11/10/2017). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rahmad Taufik

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG -- Setelah sempat tertunda pelaksanaannya, ajang Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) ke-39 dipastikan akan digelar pada 22-29 Oktober 2017 di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kukar.

Semula ajang MTQ digelar pada Mei 2017, namun karena terjadi banjir besar maka pelaksanaannya ditunda.

Plt Bupati Kukar Edi Damansyah menegaskan pelaksanaan MTQ tetap kan digelar bulan ini.

Baca: Tercyduk! Anggota DPRD Kumpul Kebo Sama Janda Muda, Nyaris Diamuk Massa

"Mau banjir atau panas, MTQ tetap dilaksanakan di Kenohan," ujar Edi usai melantik tim pengawas dan verifikasi pelaksanaan MTQ di Pendopo Wakil Bupati, Rabu (11/10/2017).

Tapi kalaupun nantinya di dalam pelaksanaannya terjadi banjir, peserta atau kafilah akan menggunakan perahu ces menuju ke lokasi acara.

Baca: OMG, Ternyata Ini Alasan Ahmad Dhani Mau Tinggalkan Dunia Hiburan, Bikin Syok

"Tapi kita doakan bersama pada saat pelaksanaan MTQ nanti tidak terjadi banjir," ujarnya.

Menurut Edi, sarana infrastruktur jalan dari Desa Tuana Tuha ke Kahala menjadi fokus perhatian.

Pasalnya, akses jalan sejauh 32 km itu masih berupa tanah.

Baca: Didemo Sopir Konvensional, Ternyata Begini Tanggapan Warga Balikpapan Terhadap Angkutan Online

Ia meminta Camat Kenohan agar mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran pelaksanaan MTQ, termasuk fasilitas homestay atau penampungan para kafilah. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help