TribunKaltim/

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Ada Pungli di Pengurusan PTSL, Bayar Rp 2 Juta Sertifikat Beres

Ada beberapa warga yang memilih mengelurkan biaya Rp 2 juta seperti dirinya. Sayangnya, dia enggan menyebut nama maupun posisi kerja petugas

Ada Pungli di Pengurusan PTSL, Bayar Rp 2 Juta Sertifikat Beres
GRAFIS/TRIBUNKALTIM

TRIBUNKALTIM.CO - Program pengurusan sertifikat tanah grafis melalui progarm Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) masih saja dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari untung.

Program PTSL yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebenarnya bertujuan untuk meringankan beban masyarakat melegalkan hak atas tanahnya.

Menurut pengakuan beberapa warga di Balikpapan Utara, untuk memudahkan pengurusan PTSL tersebut diminta uang Rp 2 juta. "Saya bayar Rp 2 juta kepada oknum petugas. Katanya semua beres dan dipastikan cepat selesai hingga sertifikat jadi," ujar seorang warga Muara Rapak yang enggan disebut namanya kepada Tribun, Senin (13/11).

Baca: Kisah Gianluigi Buffon yang Akhiri Kariernya dengan Air Mata

Warga tersebut sebenarnya tahu, bahwa program PTSL tersebut gratis. Namun, karena khawatir prosesnya lama, dia memilih membayar Rp 2 juta dengan jaminan proses lancar dan cepat.

Ada beberapa warga yang memilih mengelurkan biaya Rp 2 juta seperti dirinya. Sayangnya, dia enggan menyebut nama maupun posisi kerja petugas yang meminta biaya tersebut.

Berbeda yang dialami Andri, warga Kelurahan Gunung Samarinda. Dia mengaku dimintai biayai oleh oknum petugas untuk proses pengurusan PTSL. Orang itu datang ke rumah minta biaya pengurusan PTSL Rp 5 juta.

"Saya bingung kok ada bayar, sehatu saya program ini kan gratis. Jadi saya nggak langsung mengiyakan," kata Andri.

Baca: Astaga, Ayu Ting Ting Kedapatan Angkat Roknya Saat Live di Televisi, Itunya Kelihatan

Menanggapi informasi adanya pungutan biaya pengurusan PTSL, Kepala badan Pertanahan (BPN) Kota Balikpapan Didik Bangun Restu Aji mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help