Tiga Rumah Sakit Baru Akan Hadir di Samarinda, Ada yang Dilengkapi Mal

Secara umum, bertambahnya rumah sakit ini akan membantu Pemkot Samarinda untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan.

Tiga Rumah Sakit Baru Akan Hadir di Samarinda, Ada yang Dilengkapi Mal
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Kepala DLH Samarinda Nurrahmani 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejumlah rumah sakit baru akan berdiri di Kota Samarinda.

Namun hingga saat ini, kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Nurrahmani kepada Tribunkaltim.co, Rabu (16/5/2018), baru tiga saja yang sedang mengurus Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Pertama, AMDAL untuk Rumah Sakit Dharnawan Medika yang akan dibangun oleh investor PT Bumi Mulia Abadi, perusahaan asal Singapura dengan investasi mencapai Rp. 500 miliar.

Rumah sakit dengan 13 lantai dengan total 300 kamar ini akan dibangun di lahan seluas 4 hektare di Jalan PM Noor.

Kedua, AMDAL untuk Rumah Sakit Islam yang pengelolaannya kini ditangani oleh Pemprov Kaltim. 

Khusus untuk rumah Sakit Islam menurutnya tidak terlalu rumit. Pasalnya, yang berubah hanyalah nama dari Rumah Sakit Islam menjadi Rumah Sakit Islam AW Syahranie.  Dan ketiga, rumah sakit di seputaran Jalan Teuku Umar.

 
 

"Kalau yang di Jalan PM Noor itu sudah. Kita tinggal hanya mengawasi pelaksanaan AMDAL-nya. Terus ada rumah sakit Islam. Kalau Rumah Sakit Islam hanya perubahan nama saja, kalau AMDAL-nya masih seperti yang lama. Dan juga ada rumah sakit di Jalan Teuku Umar," jelas Nurrahmani.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Rustam mengatakan bahwa minat investor untuk membangun rumah sakit di Kota Samarinda memang cukup tinggi.

Berdasarkan pengamatannya, alasan investor juga terbilang cukup unik. Investor, kata dia, bukan hanya sekadar ingin membangun rumah sakit yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, tapi juga menjadi sarana rekreasi.

Dia mencontohkan rumah sakit yang akan dibangun di seputaran Jalan PM Noor. Rumah sakit ini, jelas Rustam, nantinya akan dilengkapi dengan mal. 

Dan yang harus diingat, tegas Rustam, semewah-mewahnya rumah sakit yang akan dibangun, tetap harus mengalokasikan tempat tidur sebanyak 20 persen dari jumlah total tempat tidur untuk pasien kelas 3.

Secara umum, bertambahnya rumah sakit ini akan membantu Pemkot Samarinda untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan. 

"Jumlah kamar untuk kelas 3 tetap harus ada minimal 20 persen dari total kamarnya. Jadi sebenarnya, semakin banyak rumah sakit kita juga akan semakin terbantu. Layanan untuk kelas 3 jadi bertambah banyak, masyarakat nggak perlu antre lagi," ujarnya. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help