Gara-Gara Ini Seorang Pekerja Segel Gedung Praktik SMKN 2 Tarakan

Gedung praktik siswa yang disegel tersebut, rencananya akan kita gunakan untuk praktik siswa kelas 1,2 dan 3

Gara-Gara Ini Seorang Pekerja Segel Gedung Praktik  SMKN 2 Tarakan
Tribun Kaltim/Junisah
Inilah gedung praktik siswa di SMKN 2 Tarakan yang disegel pekerja bangunan gedung tersebut, Jumat (18/5/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang pekerja yang membangun sebuah gedung praktik siswa,  di SMK Negeri 2 Kota Tarakan Provinsi Kaltara, tiba-tiba saja melakukan penyegelan pintu gedung tersebut dengan menggunakan dua balok kayu.

Pintu gedung praktik siswa itu disegel, karena pekerja tersebut marah, gara-gara pihak SMK Negeri 2 Tarakan belum membayar sisa anggarannya sebesar Rp 39 juta, dari total anggaran pembangunan gedung sebesar Rp 359 juta.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala SMK Negeri 2 Tarakan, FX Suryanata. Ia mengungkapkan, hal tersebut terjadi karena adanya masalah administrasi saja yang belum terselesaikan.

Baca: Rayakan Awal Ramadan Bersama Keluarga, Begini Perasaan Pemain Persiba Ini

“Tapi masalah administrasi akan kita selesaikan secepatnya di Mei ini,” ucapnya Jumat, (18/5/2018) di ruang kerjanya.

FX Suryanata mengatakan, sebenarnya gedung praktik siswa itu dibangun di tahun 2017 dan kini pembangunannya telah selesai. Gedung itu dibangun menggunakan APBD Provinsi Kaltara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Gedung praktik siswa yang  disegel tersebut, rencananya akan kita gunakan untuk praktik siswa kelas 1,2 dan 3 Teknisi Komputer dan Jaringan (TKJ). Namun gedung itu belum kita gunakan,  karena tinggal sedikit lagi administrasi saja,” ucapnya.

Baca: Jaksa Tuntut Pendiri JAD, Aman Abdurrahman Hukuman Mati, ini Poin-poin yang Memberatkan

Menurut FX Suryanata, dengan belum terselesaikan masalah administrasi inilah, akhirnya seorang pekerja tersebut marah dan, Kamis (17/5/2018) langsung menyegel dengan memasang balok kayu di depan pintug gedung tersebut.

“Jadi karena kurang sabar saja, padahal kami pasti bayar kok, lagian juga sisa anggaran yang belum dibayar tidak terlalu banyak hanya sekitar Rp 39 juta. Kita pasti bayar sebelum 31 Mei, karena gedung yang dibangun itu akan kita gunakan,” katanya.

Baca: Tahun Ini PPDB Tingkat SMP di Balikpapan Terapkan Sistem Zonasi, Ini Perbedaan Dibanding Kemarin

Ia mengungkapkan, pihaknya mengusulkan kepada Disdikbud Pemprov Kaltara untuk pembangunan gedung praktik, karena gedungnya masih kurang. Oleh karena itu diusulkan penambahan gedung praktik. “Sehingga dengan ada gedung praktik yang baru ini kami kini memiliki tiga gedung praktik bagi siswa,” katanya.

Penulis: Junisah
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help