Soal Kasus Pelecehan Seksual, Dewi Sandra Dukung Korban untuk Speak Up, harus Berani Menyuarakan

Oleh karena itu, bintang film Ayat-Ayat Cinta 2 mendukung penuh para korban untuk berani bersuara saat mengalami pelecehan.

Soal Kasus Pelecehan Seksual, Dewi Sandra Dukung Korban untuk Speak Up, harus Berani Menyuarakan
Kompas.com/Ira Gita
Dewi Sandra saat ditemui usai jumpa pers peluncuran klip video Cahaya Dalam Sunyi di kawasan kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Artis peran dan penyanyi Dewi Sandra mengatakan pelecehan seksual bisa dialami siapa saja, baik lelaki maupun perempuan.

Namun kaum hawa lebih sering menjadi korban.

"Tapi mungkin kasusnya lebih banyak terjadi pada perempuan dan rasa malunya lebih besar di perempuan," kata Dewi pada peluncuran klip video Cahaya Dalam Sunyi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

Baca: KPK Amankan Uang Rp 2 Miliar di Kardus, Diduga Terkait Fee Proyek Lima Orang Ditangkap

Baca: Ustaz Abdul Somad Tampil di Masjid Istiqlal, tak Masuk Daftar 200 Mubaligh, Jadwalnya Kian Padat

Baca: Resmi Pisah dengan Repsol Honda, Teka Teki Masa Depan Dani Pedrosa Akan Terjawab di GP Catalunya

Oleh karena itu, bintang film Ayat-Ayat Cinta 2 mendukung penuh para korban untuk berani bersuara saat mengalami pelecehan.

"Saya setuju dan mendukung gerakan speak up karena ini hak asasi manusia, dan di mana saat kita merasa terdzalimi kita harus berani menyuarakan," ucap Dewi.

Dewi menambahkah, korban pelecehan seksual harus berani menyatakan bahwa tidak seorang pun pantas mengalami pelecehan seksual.

Baca: Pesbukers Direkomendasikan MUI untuk Dihentikan, Daftar 7 Teguran yang Pernah Diperoleh Tayangan Ini

Baca: Belgia Vs Mesir, Menang 3 Gol, Belgia Bungkam Permainan Mesir

Baca: Via Vallen Minta Maaf, Setelah Keberaniannya Ungkap Pelecehan yang Dialaminya di Media Sosial

Menurut Dewi, tindakan pelecehan adalah penyakit hati manusia yang harus dibenahi, untuk itu, para korban harus berani bersuara.

"Melecehkan itu penyakit hati dan benar-benar harus diperbaiki. Kalau berani melecehkan berarti ada yang salah di diri orang itu," ucap Dewi.

"Dan saya rasa kita udah di zaman, di mana yang benar pasti dibela. Jadi kalau kita benar tapi diam gimana mau dibela," imbuhnya.

Baca: Ramalan Zodiak Khusus Asmara Hari Ini, Kamis (7/6/2018), Cinta akan Segera Mengejutkan

Baca: Operator mana yang Lebih Oke di Jaringan 4G, Cek Dulu Kecepatannya di Sini

Baca: Kebutuhan Atlet Balikpapan Akan Dipenuhi KONI

Sebelumnya diberitakan, penyanyi dangdut Via Vallen mengalami pelecehan seksual dari seorang pria yang disebut-sebut merupakan pemain sepak bola terkenal.

Via kemudian mengungkap pengalamannya itu melalui media sosial. Ia mengunggah foto screenshot pesan yang dikirim lelaki itu melalui direct message Instagram.

 Tindakannya itu mendapat tanggapan beragam.

Baca: Cara Mohamed Salah Persiapkan Diri Jelang Piala Dunia di Tengah Masa Pengobatan

Baca: Wah, Ternyata Begini Tempat Tidur Pramugari di Pesawat

Baca: Pencarian Nelayan Tenggelam Terhalang Gelombang Tinggi

Ada yang menudingnya lebay karena "melapor" ke media sosial bukan ke polisi.

Namun banyak yang mendukung tindakannya, di antaranya Hannah Al Rashid, Arie Kriting, dan Ernest Prakasa.

Selain mendukung Via Vallen, mereka menyayangkan sikap orang yang justru menyalahkan pelantun "Sayang" tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dewi Sandra: Berani Melecehkan Berarti Ada yang Salah dengan Orang Itu", https://entertainment.kompas.com/read/2018/06/07/052922310/dewi-sandra-berani-melecehkan-berarti-ada-yang-salah-dengan-orang-itu
Penulis : Ira Gita Natalia Sembiring
Editor : Kistyarini

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help