Pilkada Tarakan

KM, Oknum PNS yang Sebar Video Salah Satu Paslon Dinyatakan Melanggar Displin, Ini Sanksinya

KM dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin, karena telah melakukan tindakan penyebaran video salah satu paslon di grup WhatsApp (WA).

KM, Oknum PNS yang Sebar Video Salah Satu Paslon Dinyatakan Melanggar Displin, Ini Sanksinya
tribunkaltim.co/junisah
Sulaiman, Ketua Bawaslu Tarakan 

 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tarakan di Provinsi Kaltara akhirnya menetapkan pria berinisial KM, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tarakan, telah melakukan pelanggaran disiplin di Pilkada Tarakan, Jumat (22/6/2018).

KM dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin, karena telah melakukan tindakan penyebaran video salah satu pasangan calon (paslon) di grup WhatsApp (WA).

Dengan menyebarkan video ini di grup WA, berarti KM mengajak orang untuk memilih paslon tersebut.

Baca: Agar Tetap Kondusif, Suasana Pencoblosan Suara saat Pilgub Kaltim harus Seperti Lebaran

Baca: Malam Ini, Debat Terakhir Pilgub Kaltim 2018, Paslon Siap Klarifikasi Isu Korupsi 

Baca: 1 Juta Anjing Dibantai, Pengadilan Korea Putuskan Bunuh Anjing untuk Daging Dianggap Tindakan Ilegal

Tindakan penyebaran video di grup WA yang dilakukan KM, dianggap melakukan pelanggaran displin, karena KM ini seorang PNS yang telah dilarang untuk mendukung salah satu paslon.

Dalam aturan displin PNS Nomor 53 tahun 2010, PNS harus netral di pilkada.

Ketua Bawaslu Kota Tarakan Sulaiman mengungkapkan, dengan dinyatakan telah melakukan pelanggaran dispilin, akhirnya Bawaslu telah memberikan rekomendasi pelanggaran displin kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tarakan.

Baca: Nissu Cauti, Model Ini Janji Buka Baju Jika Peru Cetak Gol, Lihat Aksi Sebelumnya

Baca: 10 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Es Dawet hingga Soto Gading

Baca: Pemilik Sewa Orang dari Jakarta untuk Membakar Tokonya Sendiri, Ternyata ini Motifnya

“Setelah memeriksa sejumlah saksi, termasuk KM  yang menceritakan kronologis kejadian penyerbaran video itu, akhirnya hasil rapat memutuskan KM melakukan pelanggaran disiplin dan menyerahkan rekomendasi tersebut ke BKPP Kota Tarakan.

Staf sudah menyerahkan, Rabu (21/6/2018) kemarin saat hari pertama masuk kerja,” ucapnya, Jumat (22/6/2018) di ruang kerjanya.

Sulaiman mengatakan, dengan diberikannya KM surat rekomendasi kepada BKPP Kota Tarakan berarti sudah ada 4 PNS di lingkungan Pemkot Tarakan yang selama Pilkada Tarakan melakukan pelanggaran disiplin.

Baca: Menyeka Air Mata, Diego Maradona Menangis Melihat Kekalahan Argentina dari Bangku Penonton

Baca: Prabowo Menggalang Dana Bantuan untuk Sokong Biaya Politik

Baca: Ternyata Begini Kedekatan Jessica Iskandar dan si Aktor Australia Richard Kyle, Sudah 3x ke Rumah

Oleh karena itu pihaknya berharap tidak ada lagi PNS di lingkungan Pemkot Tarakan yang melakukan pelanggaran disiplin di Pilkada Tarakan.

“Karena surat rekomendasi yang kita berikan kepada BKPP Kota Tarakan, terhadap PNS yang melakukan pelanggaran disiplin di Pilkada Tarakan langsung ditindaklanjuti dan PNS bersangkutan langsung mendapatkan sanksi, yah termasuk KM akan mendapatkan sanksi,” ujarnya.

Sementara Plt Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengatakan, bahwa sampai saat ini ia belum mendapatkan laporan dari BKPP Kota Tarakan terkait surat rekomendasi KM dari Bawaslu Tarakan.

 

“Saya belum dapat  laporan dari BKPP,  tapi nanti saya tanyakan kepada BKPP, apakah surat rekomendasi itu sudah diterima atau belum,” ujarnya.

Menurut Arief, apabila surat rekomendasi tersebut sudah masuk, pastinya ia diberitahukan Sebab nantinya PNS yang melakukan pelanggaran disiplin tersebut akan dirapatkan terlebih dahulu. eSetelah rapat internal akan diputuskan sanksi apa yang diberikan.

“Seperti KM ini pasti akan kita berikan sanksi apabila surat rekomendasi dari Bawaslu Tarakan itu sudah ada,” katanya. (*)

 

Penulis: Junisah
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved