Eni Maulani Tegas Ada Uang Korupsi PLTU Riau-1 Mengalir ke Parta Golkar, Ini Tanggapan Setnov

Menurut Eni Maulani, uang hasil suap PLTU Riau-1 juga mengalir ke Partai Golkar, begini tanggapan Setya Novanto.

Eni Maulani Tegas Ada Uang Korupsi PLTU Riau-1 Mengalir ke Parta Golkar, Ini Tanggapan Setnov
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Tersangka selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo (tengah) dengan rompi tahanan menuju mobil tahanan usai diperiksa di kantor KPK, Jakarta, Sabtu (14/7/2018). Dari operasi yang berlangsung pada Jumat (13/7/2018), KPK menetapkan dan menahan Anggota DPR Komisi VII Eni Maulani Saragih serta pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1 dengan barang bukti uang senilai Rp500 juta dan tanda terima uang. 

TRIBUNKALTIM.CO,  JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto mengaku tahu ada uang suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 mengalir ke internal Partai Golkar dari Eni Maulani Saragih, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar yang juga tersangka di kasus PLTU Riau-1.

"Saya cuma tanya, apa benar ada dana ke partai, apakah benar masuk Munaslub? Nah menurut Mbak Eni ada," kata Setya Novanto saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Setya Novanto menjelaskan dia bertemu Eni ketika sedang dititipkan di Rutan KPK karena akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU 1 Riau.

Lebih lanjut, Setya Novanto juga mengatakan dia sempat menanyakan kepada Eni, mengenai bukti aliran uang ke Partai Golkar.

Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih di Gedung KPK Jakarta, Rabu (29/8/2018).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih di Gedung KPK Jakarta, Rabu (29/8/2018).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN) ()

Baca: Diduga Terkait Kasus PLTU Riau-1, Golkar Kembalikan Uang Rp 700 Juta ke KPK

Baca: KPK: Sebagian Dana Suap PLTU Riau-1 Untuk Membiayai Munaslub Partai Golkar

Baca: KPK Periksa Setya Novanto Terkait Kasus Suap PLTU Riau-1 di Provinsi Riau

"Saya biar bagaimanapun prihatin lah sama Partai Golkar," kata Setya Novanto.

Diketahui dalam perkara suap pembangunan PLTU Riau-1, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka.

Selain itu, KPK juga menetapkan seorang pengusaha sekaligus pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka‎ yang diduga menjadi pihak pemberi suap.

Diduga Eni menerima suap total sebesar Rp 4,8 miliar yang merupakan komitmen fee 2,5 persen dari nilai kontrak proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt itu. Suap diberikan agar proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1 berjalan lancar.

Dalam pengembangan, KPK menetapkan mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham sebagai tersangka. Idrus diduga dijanjikan 1,5 juta dollar Amerika Serikat oleh Johannes Kotjo.

Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12/2017). (KOMPAS.com/Garry Andrew Lotulung)

Baca: Ditetapkan KPK Jadi Tersangka, Ini Peran Idrus Marham di Kasus Korupsi Proyek PLTU Riau-1

Baca: Diobok-obok KPK, Proyek PLTU Riau-1 Dihentikan Sementara

Baca: KPK Ingatkan Pemilih agar Berhati-hati, Ada 220 Caleg Terindikasi Korupsi,

Eni mengakui uang yang ia terima terkait proyek pembangunan PLTU di Riau mengalir ke Golkar dan ada kaitannya dengan ketua umum Partai Golkar. Namun, Eni tidak menyebut nama ketua umum yang memerintahkannya menerima uang.

Di proses penyidikan, pengurus Partai Golkar menyerahkan uang Rp700 juta kepada KPK. Uang yang diduga didapatkan dari hasil korupsi itu digunakan untuk membiayai kegiatan partai. Sementara Eni juga telah mengembalikan ke KPK, Rp 500 juta.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menurut Eni ada Uang Mengalir ke Partai Golkar, Setnov Bilang Begini, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/09/14/menurut-eni-ada-uang-mengalir-ke-partai-golkar-setnov-bilang-begini.
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved