30 UKM di Kutim Lulus Program UKM Tangguh, Siap Pasarkan Produk Lokal ke Nasional dan Internasional

30 UKM di Kutim Lulus Program UKM Tangguh, Siap Pasarkan Produk Lokal ke Nasional dan Internasional

30 UKM di Kutim Lulus Program UKM Tangguh, Siap Pasarkan Produk Lokal ke Nasional dan Internasional
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Wabup Kasmidi Bulang memberikan penghargaan pada mentor dan peserta UKM Tangguh. 

30 UKM di Kutim Lulus Program UKM Tangguh, Siap Pasarkan Produk Lokal ke Nasional dan Internasional

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Tak kurang 30 unit Usaha Kecil Menengah (UKM) dari lima kecamatan di Kutai Timur, lulus mengikuti program UKM Tangguh, gelaran Dinas Koperasi Kutim bekerja sama dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Inagurasi UKM Tangguh digelar di ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Rabu (6/2/2019).

Para pengusaha muda dari Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Rantau Pulung dan Teluk Pandan diajak kreatif dan memiliki daya saing untuk menghasilkan produk lokal, baik berupa makanan maupun kerajinan. Dengan mengemas produk-produk lokal tersebut lebih menarik dan sesuai standar. Agar bisa masuk pasar nasional maupun internasional.

Wakil Bupati Kasmidi Bulang yang menghadiri inagurasi UKM Tangguh mengaku sangat bangga dan berharap program memajukan dunia usaha lokal tersebut tidak berhenti sampai di sini. Apalagi, 30 UKM yang lolos dalam program UKM Tangguh, hampir semua dari kalangan muda. Ada satu peserta yang usianya sudah 60 tahun. Tapi itu justru memotivasi semua peserta. Karena meski sudah tak muda, semangat untuk mengembangkan usaha lokal terus tumbuh.

Baca: Truk Tambang Terbesar di Dunia Liebherr T 282 akan Dipajang di Museum Tambang di Sangatta

Baca: Sekda Kutim Irawansyah Tegaskan, TK2D Malas Siap-siap Diputus Kontrak

Baca: 30 Organisasi Perangkat Daerah di Kutim Belum Rampungkan Dokumen Pelasanaan Anggaran

“Wilayah Kutim, berada di tengah. Orang dari Selatan mau ke Utara, lewat Kutim. Orang dari Utara mau ke Selatan juga lewat Kutim. Strategis. Penduduk juga terbanyak keempat se Kaltim. Perkebunan Kelapa Sawit terluas se Kaltim. Artinya, peluang usaha terbuka luas. Produk pangan lokal dan kerajinan bisa menjadi pasar menarik bagi warga yang sekadar melintas, pendatang atau warga lokal sendiri,” kata Kasmidi.

Selain itu, hadirnya Pelabuhan Kudungga yang akan menjadi jalur Tol Laut dan KEK Maloy yang sebentar lagi diresmikan juga memperluas daerah pemasaran. Dari pelabuhan, produk lokal bisa diangkut ke luar Kutim maupun Kaltim. “Kami berharap, tumbuhnya UKM dari pengusaha muda di Kutim, membuat ekonomi Kutim semakin menguat dan kabupaten tercinta ini menjadi kabupaten yang kuat di berbagai bidang,” ungkap Kasmidi.

GM ESD PT KPC, Wawan Setiawan mengatakan ide pengembangan UKM di Kutai Timur beranjak dari pemikiran bahwa peradaban akan tumbuh sempurna dengan tumbuhnya pengusaha muda di Kutim. Bagaimana menciptakan tonggak-tonggak baru, satu di antaranya adalah pemuda yang berdaya. Hingga hadirlah 30 UKM dari kalangan usaha muda.

“Mereka yang masuk dalam program ini adalah UMK yang diseleksi dari program kurasi pendampingan local bisnis development PT KPC serta mitra dari Olsabara. Seleksi berlangsung dalam beberapa sesi workshop oleh community TDA, dilanjutkan dengan pendampingan oleh local bisnis development PT KPC,” ungkap Wawan. (*)

Baca Juga:

Wabup Kutim Kasmidi Bulang Temukan Absensi ‘Aneh’ di Dinas Pekerjaan Umum

Soal Rencana Sidrap Bergabung Ke Bontang, Bupati Kutim Ismunandar Mengaku Baru Mengakomodir Usulan

Plt Bupati Kukar dan Bupati Kutim Ingin Infrastruktur Perbatasan segera Dibangun

Pemilik Lahan Duduki Kantor BKPP Kutim, Tuntut Pembayaran Uang Ganti Lahan

Program Jumat Berbagi, Polsek Se-Kutim Bagi-bagi Sembako Pada Warga Tak Mampu

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved