Jelang Valentine Days, Yuk Ngopi Ajak Anak Muda Balikpapan Jauhi Zina

Jelang Valentine Days, Yuk Ngopi Balikpapan mengajak anak muda Balikpapan untuk menjauhi zina.

Jelang Valentine Days, Yuk Ngopi Ajak Anak Muda Balikpapan Jauhi Zina
TRIBUN KALTIM / ARIF FADILAH
Yuk Ngopi pekan ini membahas tentang fenomena hari Valentine. Komunitas ini menggelar diskusi santai dengan tema ‘Indonesia Melawan Zina part 2', di Laysfood Complex Balikpapan, Minggu (10/2/2019) sore. 

Jelang Valentine Days, Yuk Ngopi Ajak Anak Muda Balikpapan Jauhi Zina

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Memasuki bulan Februari terdapat fenomena yang kerap terjadi dan dinanti-nanti oleh kaum muda di dunia. Apalagi kalau bukan Valentine Days (Hari Valentine). Bahkan peringatan yang diklaim sebagai hari kasih sayang ini sudah menjamur di negeri tercinta Indonesia.

Akan tetapi, peringatan tersebut bukanlah budaya Indonesia. Bahkan perayaan tersebut justru membawa dampak buruk, yakni berpotensi hingga menimbulkan perbuatan zina. Maka dari itu komunitas Yuk Ngopi (Ngobrol Pemikiran Islam) menggelar diskusi yang bertemakan ‘Indonesia Melawan Zina part 2' yang digelar di Lays Food Complex Balikpapan, Minggu (10/2/2019) sore.

Dalam diskusi tersebut menghadirkan narasumber Agus Supriyanto yang merupakan Spiritual Life Coach. Diskusi ini turut dihadiri puluhan peserta baik laki-laki maupun perempuan. Dalam pemaparannya Agus mengatakan bahwa fenomena Hari Valentine justru bisa membawa dampak buruk bagi masyarkat khususnya anak-anak muda.

Baca: Sarwono Kusumaatmadja Sambangi TPA Manggar, Membahas Teknologi Pengolahan Sampah dan Limbah

Baca: 5.000 Mie Singkong Catat Rekor Dunia pada Perayaan HUT ke-122 Pemkot Balikpapan

Hal ini menurutnya tidak terlepas dari banyaknya informasi yang masuk di dalam pemikiran anak muda. Informasi-informasi tersebut merupakan informasi yang salah, karena bertentangan dengan syariat Islam. Penerimaan informasi yang mengandung unsur negatif tidak bisa dihindarkan sampai saat ini.

"Sudah seharusnya kita membentengi diri dengan Islam itu sendiri. Karena hanya Islam lah solusi untuk mengatasi itu semua. Sering ikut kajian-kajian Islam baik melalui online maupun offline salah satunya," kata Agus dihadapan peserta Yuk Ngopi.

Bahkan, dirinya pun menyarankan kepada anak-anak muda yang mau berhijrah dan bertaubat untuk menjauhi teman-teman yang membawa dampak buruk terhadap diri sendiri. Apalagi teman-teman itu justru mendatangkan kemaksiatan yang penuh dengan dosa.

"Jangan dinikmati sendiri (ilmu agama), harus disebarkan ke orang lain. Dakwah itu kewajiban kita sebagai muslim. Kalau ada perzinahan jangan hanya diam. Kalau kita berdakwah setidaknya orang yang terpapar virus zina itu tahu bahwa yang dilakukannya itu tidak benar," ujarnya disambut raut wajah semangat dari peserta Yuk Ngopi.

Yuk Ngopi sendiri merupakan singkatan dari Yuk Ngobrol Pemikiran Islam, yang selalu digelar setiap sepekan sekali yakni setiap hari Ahad. Kegiatan ini digelar di sebuah cafe-cafe Balikpapan, sehingga nuansa yang dihadirkan terlihat santai namun tetap serius. Untuk info lebih lanjutnya bisa mengunjungi akun instagram dan facebook Yuk Ngopi Balikpapan. (*)

Baca: Gedung Kesenian Balikpapan Jauh dari Isi Dompet, Seniman Balikpapan Beri Kado Kritik untuk Pemkot

Baca: 150 Anak se-Balikpapan Ikuti Lomba Tahfidz Quran Expo LPIT Nurul Fikri Balikpapan

Baca: Pertamina MOR VI Kalimantan Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Kuota BBM di Kota Balikpapan

Baca: DPRD Balikpapan Minta 10 Hari Kedepan Tidak Boleh Ada Antrean BBM di Semua SPBU di Balikpapan

Penulis: Arif Fadilah
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved