Selasa, 5 Mei 2026

Opini

Pondok Pesantren Nabil Husein, Mimpi Besar yang Berawal dari Keprihatinan

Bagaimana mungkin anak-anak itu mampu maju dan menatap masa depan lebih baik kalau sekolah saja tidak bisa?

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
HO-Dok Pribadi
Penulis (kanan) bersama salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Nabil Husein, Ustadz Masud dengan sepeda motor rakitannya. Sepeda motor tersebut merupakan hasil daur ulang berbagai limbah. 

Beberapa santri juga akan dikirim ke Amerika dan mendapatkan pelatihan bahasa Inggris, sesuai janji Kedutaan AS.

Sesekali pengasuh ponpes bahkan mendatangkan native speaker bahasa Inggris seperti Joshua Bianchi.

Tujuannya, selain memperkuat penguasaan bahasa asing, juga untuk agar ada pengayaan wawasan terhadap santri mengenai dunia internasional.

Baca: Begini Antusiasnya Siswi Ponpes Nabil Husein Mengikuti Pelatihan Jurnalistik Kedubes AS

Bagi MSA, semua itu belum selesai. Maka, ponpes ini juga menerima rehabilitasi korban narkoba karena dilengkapi Balai Rehabilitasi Narkoba.

Ia prihatin banyaknya pecandu narkoba. Balai ini berdiri 7 tahun lalu tersedia 10 kamar, 1 kamar untuk dokter penjaga dan 8 kamar untuk pasien rehabilitasi narkoba, dan 1 dapur.

Setiap kamar memiliki dua kamar tidur dan toilet.

Balai ini dipimpin Arafat Zulkarnain, dengan pengelolanya LSM Gerakan Pemuda Anti-Narkoba (GERPANA) yang diketuai Zuhairi.

Melalui bimbingan para ustaz, para pecandu itu diarahkan untuk bisa kembali hidup normal tanpa nakroba.

Baca: Pertumbuhan Korban Narkoba Dibendung, Pemerintah Bisa Bangkut Jika Andalkan Rehabilitasi

Sekali lagi, ponpes Nabil Husein bisa berkembang seperti sekarang ini bukan semata-mata karena besarnya dana yang dikeluarkan.

Juga karena adanya keikhlasan para pendidik dan pembina, serta stakeholder lainnya yang memiliki kepedulian terhadap sesama.

MSA percaya pola pendidikan full day school yang sudah sejak beratus tahun lalu diterapkan di ponpes-ponpes, akan bisa melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang memegang teguh iman dan takwa, cerdas, berwawasan luas dan mampu menjawab tantangan zaman.

Semoga. (*)

Salurkan Keluhan atas Pelayanan Umum Melalui Hotline Public Service

Caranya mudah. Tinggal memilihnya, yakni:

-Telepon ke bagian Redaksi Tribun Kaltim: 0542 735015

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved