Opini
Menggerakkan Industri Pariwisata, Identitas Baru Negeri Borneo Timur
Tidak dapat diragukan lagi jika sektor pariwisata akan menjadi salah satu sektor unggulan meraih pendapatan asli daerah.
Oleh Dwi Agus Prasetyo
Mahasiswa Teknik Kimia
Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
prasetyodwiagus@gmail.com

Dwi Agus Prasetyo
KALIMANTAN Timur (Kaltim) merupakan provinsi yang telah menggantungkan perekonomiannya dari sektor industri migas dan batu bara.
Artinya, industri tersebut telah menghidupi pembangunan yang ada di Kaltim.
Mengetahui terbatasnya sumber daya alam akan migas dan batu bara serta tingginya ketergantungan Kaltim akan industri pertambangan membuat pembangunan ekonomi di provinsi Kaltim harus segera diimbangi.
Pengembangan ekonomi di suatu wilayah dapat diusahakan melalui industri pariwisata.
Ketika industri pertambangan memasuki masa-masa 'reses' seperti yang terjadi setahun terakhir, beberapa pihak mulai mempertahankan kepopulerannya di samping mencari pendapatan alternatif.
Baca: Harga Batu Bara Naik, Distamben Minta Kecelakaan Kerja Berkurang
Provinsi Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan contoh dari sekian banyak provinsi di Indonesia yang telah mengusahakan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi wilayahnya.
Bali dan DIY bukanlah provinsi dengan sumber daya alamnya yang sangat melimpah.
Berbeda dengan Kaltim yang juga memiliki potensi dalam hal pariwisatanya, tetapi pembangunan ekonomi Provinsi Kaltim secara sepenuhnya bergantung pada industri migas dan batu bara.
Letak geografis perkotaan yang ada di Kaltim sangat cocok untuk mendirikan objek wisata.
Balikpapan, Samarinda, Berau, Bontang dan lain-lain, adalah empat dari 14 kota dan kabupaten Kaltim yang memiliki ciri khas wisata unggulan tersendiri.
Baca: Indah dan Berwarna-warni, Wisatawan Bisa Puas Selfie di Taman Bunga Seluas 100 Hektar Ini
Terlintas di benak kita keindahan Pulau Derawan yang menjadi surganya menyelam, serta Pulau Beras Basah yang memiliki unsur cerita sejarah dibalik namanya.
Keaslian, keindahan alam dan potensi wisata di Kaltim menjadi daya tarik tersendiri untuk dijelajahi, baik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara yang hobi travelling.
Sekitar empat tahun yang lalu objek wisata Batu Dinding, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ditemukan di tengah lebatnya rimba Borneo Timur.
Awalnya objek wisata tersebut di temukan oleh sekelompok mahasiswa dari Bandung ketika melakukan penelitian di pedalaman hutan Kaltim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/objek-wisata-batu-dinding6_20150504_192842.jpg)