Pihak Sekolah Tertutup, Kadisdik Tak Mau Komentar Soal Guru yang Gantung Diri di Balikpapan

Suasana di sekolah cenderung sepi, hanya beberapa kelas yang tengah melakukan kegiatan belajar mengajar.

TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Suasana SD 002 Sepinggan Balikpapan Selatan, Senin (15/1/2018), tempat Sri Wahyuningsih mengajar semasa hidupnya. 

Lumpur Kembali Menyembur di Belakang Proyek Apartemen, Diduga Mengandung Gas Berbahaya

Tak Asing dengan Tarakan, Begini Pengalaman Berharga Anang Sofyan Saat Bertugas di Daerah Konflik

Kiper Asal Korea Selatan Resmi Masuk Skuat, Begini Respon Mitra Mania

Senang Dapat Sambutan Hangat, Begini Janji Striker Asal Spanyol untuk Mitra Kukar

Dibanding Pakai Pelatih Asing, Ini yang Lebih Dibutuhkan Atlet Gulat Agar Maksimal di PON 2020

Jika Polisi Terindikasi Tidak Netral, Kombes Vendra: Warga Boleh Langsung Melapor

"Minta sama dia (staf TU) saja, Mas," singkatnya sambil buru-buru meninggalkan ruang TU menuju kelas.

Saat berkomunikasi dengan staf tersebut, pun apa yang didapat sama.

Pria yang mengaku baru setahun bekerja di sekolah SDN 002 tersebut tak mau memberikan kontak yang dimaksud kepada Tribunkaltim.co

Bahkan, ia sempat menyatakan tak menyimpan kontak kepala sekolah. Namun tak lama kemudian mengaku memiliki, hanya saja tak berwenang untuk memberikan kontak telepon kepada orang lain.

"Punya Mas, tapi saya tak berwenang memberikan, besok saja bertemu dahulu," ucapnya, lalu pergi meninggalkan ruangan.

Dari pengamatan Tribunkaltim.co, hanya ada sekitar 3 kelas melakukan kegiatan belajar mengajar. Di depan sekolah beberapa orang tua siswa menunggu anaknya pulang.

Pada pemberitaan sebelumnya, diduga stress lantaran sakitnya tak kunjung sembuh, seorang guru SD negeri di Balikpapan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Perempuan berusia 54 tahun dengan nama lengkap Sri Wahyuningsih ini ditemukan oleh suaminya, Mujiono, tewas di rumah kontrakan miliknya yang berada di samping rumah, Jl Prona I RT 25 No 44 Sepinggan Raya, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan.

"Dugaan ibu itu sakit. Mungkin karena tidak kuat menahan sakitnya yang tidak sembuh-sembuh, dia nekat gantung diri," kata Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Jufri Rana kepada Tribun, Minggu (14/1/2018).

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved