Kampus UI dan UGM Mendadak Dibanding-bandingkan, Usai Heboh Kartu Kuning untuk Jokowi

Sebelum Zaadit menyodorkan 'kartu kuning' ke presiden, UGM sudah lebih dulu menerjunkan aksi nyata ke permasalahan gizi buruk di Papua.

Istimewa
Aksi kartu kuning Zaadit Taqwa pada Presiden Jokowi 

Meski demikian, bukan tak berarti Zaadit tanpa pendukung.

Seseorang menulis pendapatnya yang intinya bisa memahami aksi kartu kuning Zaadit.

"Kudu liat fakta juga bro, jarang atau bahkan gak pernah mahasiswa yg ingin mengkritisi pemerintah di jamu dgn baik", boro boro di undang ke istana negara, nyamperin pas demonstrasi saja tidak.

Jadi wajar jika mahasiswa cari momentum termasuk seperti yg di lakuin @zaaditt , tapi ya itu pendapatku," tulis pemilik akun @fauzanpamenan.

Mengapa UI dan UGM Dibanding-bandingkan?

Heboh membanding-bandingkan kampus UI dan UGM terkait permasalahan gizi buruk di Asmat, Papua, rupanya muncul karena beberapa hari sebelum aksi kartu kuning tersebut, kampus UGM terjunkan langsung aksi nyata peduli Asmat.

Dilansir TribunStyle.com dari TribunJogja.com, Universitas Gadjah Mada (UGM) tunjukkan kepeduliannya dengan mengirim Disaster Response Unit (DERU) ke Agats, Asmat, Papua.

Mereka ke Papua dalam misi membantu penanganan masalah gizi buruk.

Sekretaris Direktorat Pengabdian Masyarakat UGM, Rachmawan Budiarto memaparkan hingga saat ini total yang meninggal dunia di Kabupaten Asmat adalah 70 orang yang terdiri atas 66 orang karena campak dan 4 orang karena gizi buruk.

Atas dasar itu, tim dari UGM ini akan bersinergi dengan pemkab setempat, Kemenkes dan TNI dalam penanganan masalah gizi buruk dan berbagai dampaknya.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved