Breaking News:

ORI Kaltim Ungkap Tak Ada Posko Pengaduan PPDB, Orangtua Siswa Kesulitan

"Atas nama Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, kami sampaikan terima kasih," ungkapnya.

Penulis: Budi Susilo | Editor: Kholish Chered
HO
Kusharyanto, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltim 

Kedua, siswa yang berasal dari Jalur Luar Zonasi berjumlah 11 orang atau 3 persen.

Ketiga, siswa yang berasal dari Jalur Luar Daerah berjumlah 7 orang atau 2 persen.

Karena itu, tegas Kushar, terkait perbedaan penafsiran antara informasi yang dicantumkan pada banner atau spanduk di SMA Negeri 1 Kota Balikpapan dengan petunjuk teknis (Juknis), maka, kata dia, yang harus diberlakukan adalah juknis yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim yang harus disampaikan oleh MKKS Kota Balikpapan.

Baca juga:

Tudingan Pelanggaran HAM yang Ditujukan pada Prabowo Kembali Mencuat, Gerindra Angkat Bicara

Mendayung Bersama di Satu Perahu, Cak Imin: PKB Resmi Dukung Jokowi Lanjut Dua Periode

Soroti Fenomena Demokrasi Diskriminatif, Amien Rais Anggap OTT KPK Hanya Hiburan

Didampingi Polisi, Jaksa Eksekusi Jafar Abdul Gaffar di Jakarta

"Kami mendorong pihak MKKS Kota Balikpapan dan Panitia Seleksi SMA Negeri 1 Kota Balikpapan untuk menambahkan keterangan terkait kuota pada pemberitahuan atau pengumuman penerimaan siswa yang akan dilakukan besok tanggal 15 Juli 2018," tuturnya.

Semoga, kata Kushar, infromasi ini dapat memberikan keterangan yang dapat dipahami oleh para calon siswa siswi sekalian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved