Excess Power KPC Terangi Bukit Pelangi, Pemkab Kutim Hemat Puluhan Miliar per Tahun
Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan kepolisian terkait pengamanan aset daerah.
Baca juga:
Inilah Pola Diet 5:2, Metode Diet ''Puasa'' Dua Kali Dalam Sepekan
Walikota Samarinda Dukung Pembangunan Masjid di Lapangan Kinibalu, Ini Syaratnya
Jokowi Pastikan Gaji Pokok bagi ASN serta Pensiunan Rata-rata Naik 5 Persen Tahun 2019
Bandingkan Situasi Krisis 1998 dengan Ancaman Krisis saat Ini, Begini Analisis Rizal Ramli
“Dari sisi keuangan, jauh lebih hemat. Taruhlah untuk seluruh perkantoran di Bukit Pelangi kita bayar Rp 1 miliar per bulan, jumlahnya sekitar Rp 12 miliar. Sedangkan sebelumnya, untuk pembelian solar PLTD saja, sudah Rp 50 - 60 miliar per tahun. Belum lagi bila ada perbaikan kerusakan mesin,” ungkap Teddy.
Meski demikian, ia berharap, instansi tetap bijak dalam menggunakan listrik. Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan kepolisian terkait pengamanan aset daerah.
Termasuk bila ada kebocoran listrik dan penyambungan ilegal. Pasti langsung ditindak.
Senada, Alimuddin, Manager PT PLN Area Bontang yang membawahi Kutim mengatakan dengan masuknya excess power PT KPC sebesar 18 MW ditambah interkoneksi sistem Mahakam, 2X30 MVA, kondisi kelistrikan di Sangatta saat ini sangat mencukupi.
Bahkan, PLN siap melayani bila ada investor yang membutuhkan listrik berkapasitas besar.
Hal ini untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kutim.(advertorial/sar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sirine_20180817_194724.jpg)