Berhasil Diciduk, 3 Jambret Belia di Samarinda Ini Cukup Mahir saat Beraksi, Ini Target Favoritnya
Belum lama ini, Satreskrim Polsek Sungai Pinang berhasil menangkap sejumlah jambret cilik yang beraksi hampir di seluruh wilayah Samarinda.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Doan Pardede
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Jambret cilik diamankan jajaran Polsek Sungai Pinang, Rabu (23/1/2019).
Berhasil Diciduk, 3 Jambret Belia di Samarinda Ini Cukup Mahir saat Beraksi, Ini Target Favoritnya
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bukan hanya orang dewasa, sejumlah anak di bawah umur juga menjadi pelaku kejahatan jalanan di Kota Samarinda.
Belum lama ini, Satreskrim Polsek Sungai Pinang berhasil menangkap sejumlah jambret cilik yang beraksi hampir di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Samarinda.
Ada tiga pelaku yang diamankan, yakni Ri, Nb dan Rf yang usianya baru menginjak 16 tahun.
Walaupun tergolong masih di bawah umur, namun ketiganya dikenal cukup mahir dalam menjalankan aksinya.
Dari hasil pemeriksaan, ketiganya telah beraksi sebanyak 14 kali, dengan sasaran utama mengambil handphone (HP) korbannya.
Selama ini, ketiganya beraksi dengan memanfaatkan kelalaian dari korbannya
Umumnya pelaku mengambil HP yang diletakkan korban di dasboard sepeda motor, saat tengah dikendarai korbannya.
Selain itu, pelaku juga beraksi saat korbannya berkendara sambil menggunakan HP, ataupun saat sedang bertelepon.
Aksi terakhir yang dilakukan oleh pelaku, pada Sabtu (16/1/2019) lalu.
Sedangkan pelaku diamankan pada Jumat (11/1/2019), yakni Nb dan Ri terlebih dahulu, lalu Rf pada Minggu (17/1/2019) lalu.
"Biasanya pelaku beraksi ketika korbannya meletakan HP di dasboard motor, pelaku lalu mendekat ke kendaraan korban, lalu mengambil HP dan melarikan diri," ucap Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Wawan Gunawan, Rabu (23/1/2019).
Sedangkan HP yang berhasil diambil, akan dijual kembali oleh pelaku.
Uang hasil penjualan HP digunakan untuk bermain game online di warnet.
"Dijual ke teman-temannya juga, serta dijual ke kawasan Segiri, uangnya untuk main game online," jelasnya.
Pihaknya berharap, agar mengurangi peluang pelaku kejahatan beraksi, warga juga diminta untuk selalu waspada.
Tidak menggunakan HP saat berkendara, maupun meletakkan HP disembarang tempat, yang dapat mengundang pelaku kejahatan beraksi.
"Warga juga harus waspada, jangan menggunakan HP di jalan, itu dapat mengundang pelaku beraksi," tutupnya. (*)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jambret-cilik.jpg)